Teknologi
Menteri Investasi Ungkap Apple Akan Investasi Rp15,95 Triliun untuk Bangun Pabrik AirTag di Batam
Apple akan berinvestasi USD 1 miliar untuk membangun pabrik AirTag di Batam. Pabrik ini ditargetkan beroperasi pada awal 2026 dan menyerap 2.000 tenaga kerja.
MPN Indonesia 9 Januari 2025 - Apple Inc., akan berinvestasi sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp15,95 triliun untuk membangun pabrik AirTag di Batam, Kepulauan Riau.
Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, dengan perwakilan Apple di Jakarta pada Selasa (7/1).
Rosan menyebutkan bahwa investasi ini merupakan tahap awal dari rencana besar Apple di Indonesia.
“Alhamdulillah, tadi kami sudah salaman, dan Apple telah berkomitmen penuh untuk tahap pertama ini,” ujar Rosan seusai pertemuan.
Target Operasi pada 2026
Pabrik AirTag di Batam diproyeksikan memenuhi 65 persen kebutuhan global perangkat pelacak ini.
AirTag sendiri adalah alat kecil berbasis Bluetooth yang membantu pengguna melacak barang-barang seperti kunci, dompet, atau tas melalui aplikasi Find My di perangkat Apple.
Rosan menjelaskan bahwa pembangunan pabrik akan segera dimulai, dengan target penyelesaian pada awal 2026.
“Kalau mereka mulai sekarang, awal 2026 sudah selesai dan siap beroperasi,” tambahnya.
Tenaga Kerja dan Investasi
Pabrik AirTag ini diperkirakan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja.
Rosan mengungkapkan bahwa investasi sebesar USD 1 miliar mencakup seluruh proses, mulai dari pembangunan hingga pengoperasian pabrik.
Selain itu, Apple juga berencana memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membangun pabrik lain di masa depan.
“Komitmennya sudah ada, dan kami akan memastikan investasi ini berjalan lancar,” tegas Rosan.
Pembahasan dengan Kementerian Perindustrian
Vice President of Global Policy Apple, Nick Amman, juga bertemu dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, untuk membahas strategi realisasi investasi Apple, termasuk isu Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Sebelumnya, Apple telah merencanakan investasi USD 100 juta atau sekitar Rp1,61 triliun untuk memenuhi syarat TKDN bagi iPhone 16.
Namun, pemerintah Indonesia meminta Apple meningkatkan komitmen investasi hingga USD 1 miliar guna mendukung industri manufaktur dalam negeri.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
