Connect with us

Politik

Prabowo Bertemu dengan 12 Pengusaha Terkemuka di Washington DC, Bahas Kerja Sama Investasi

Presiden Prabowo Subianto bertemu 12 pimpinan perusahaan investasi dunia di Washington DC. Bahas komitmen ekonomi RI dan potensi Danantara sebagai mitra global.

Logompn

Published

on

MPNBAGAS(1250 x 849 px) MPN 2026 02 23T142242.383
Prabowo Bertemu dengan 12 Pengusaha Terkemuka di Washington DC, Bahas Kerja Sama Investasi. Gambar: Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 23 Februari 2026 - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan 12 pimpinan perusahaan investasi global di Washington DC, Amerika Serikat pada Jumat (20/2), dalam rangkaian kunjungan kerjanya.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama investasi dan diplomasi ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Seluruh perusahaan yang hadir merupakan entitas investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan mencapai sekitar 15 triliun dolar AS.

Pertemuan berlangsung hampir dua jam, melebihi jadwal semula yang hanya satu jam, karena diskusi dinilai produktif.

“Diskusinya tadi cukup panjang kurang lebih dua jam, dari tadinya hanya diperkirakan sejam karena diskusinya very fruitful, very productive,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Seketariat Presiden pada Senin, (23/2).

Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah penguatan iklim investasi, serta komitmen pemerintah menjaga stabilitas dan kepastian hukum.

Dialog juga dilanjutkan secara individual dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk menjajaki peluang kerja sama konkret.

Indonesia Siap Jadi Mitra Strategis

Rosan menyatakan bahwa kehadiran Danantara mendapat tanggapan positif dari para investor yang melihatnya sebagai mitra strategis potensial dalam berbagai skema investasi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mereka juga mempunyai potensi sebagai local partner Danantara dan itu memberikan kenyamanan dan confidence juga, karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar Indonesia,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk bangkit dan memaksimalkan potensi ekonomi nasional bersama mitra global.

Ia menekankan bahwa Indonesia tidak ingin lagi disebut sebagai “sleeping giant”.

Selain pembahasan investasi, Presiden Prabowo juga menyinggung hasil perundingan perdagangan antara Indonesia dan AS.

Baca Juga:  Siswi SMP di Cirebon Minta Prabowo Perbaiki Jalan ke Sekolahnya yang Rusak, Netizen: Semoga Didenger

Dalam keterangannya kepada wartawan di Washington DC pada Sabtu (21/2), ia menyampaikan bahwa perundingan tersebut telah menghasilkan kesepahaman yang saling menguntungkan.

“Kita bahas masalah perdagangan di antara dua negara. Perundingan sudah cukup lama, artinya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati saya kira bagus ya,” ujar Prabowo.

Kebijakan Tarif AS

Terkait perkembangan kebijakan tarif AS pascaputusan Supreme Court, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan dan menghormati proses politik internal AS.

“Kita siap menghadapi semua kemungkinan. Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, kita lihat perkembangannya,” tegas Prabowo.

Prabowo juga menanggapi kebijakan tarif 10 persen yang diterapkan sementara oleh AS. Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut tetap memberikan keuntungan bagi Indonesia.

“Saya kira menguntungkan lah. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” tambahnya.

Menurut Prabowo, dalam pertemuan dengan para pemimpin perusahaan investasi global, mereka menunjukkan minat dan kepercayaan tinggi terhadap Indonesia.

“Mereka menyampaikan mereka sangat tertarik sama Indonesia, mereka confident, mereka lihat iklimnya membaik terus, mereka positif terhadap ekonomi kita,” ungkap Presiden.

(AKM/NID/RAD)

Trending