Connect with us

Olahraga

UEFA Tolak Banding Benfica, Gianluca Prestianni Tetap Dijatuhi Sanksi atas Dugaan Rasisme ke Vinicius Junior

UEFA menolak banding yang diajukan Benfica terkait sanksi terhadap Gianluca Prestianni atas dugaan rasis kepada pemain Real Madrid, Vinicius Junior.

Logompn

Published

on

UEFA Tolak Banding Benfica, Gianluca Prestianni Tetap Dijatuhi Sanksi atas Dugaan Rasisme terhadap Vinicius Junior
UEFA Tolak Banding Benfica, Gianluca Prestianni Tetap Dijatuhi Sanksi atas Dugaan Rasisme ke Vinicius Junior | Gambar: Instagram/@gianlucaa_11

MPN Indonesia 26 Februari 2026 - Badan sepak bola Eropa, UEFA, menolak banding yang diajukan Benfica terkait sanksi terhadap pemainnya, Gianluca Prestianni, atas dugaan rasis kepada pemain Real Madrid, Vinicius Junior.

Keputusan ini diumumkan pada Rabu (25/2) sore waktu setempat, hanya beberapa jam sebelum laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Madrid, sebagaimana dilaporkan ESPN.

Prestianni dipastikan tetap menjalani skorsing sementara dan tidak tampil dalam pertandingan tersebut.

Duduk Perkara

Prestianni dijatuhi larangan bermain oleh UEFA usai insiden pada leg pertama yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, pekan lalu.

Dalam laga tersebut, Vinicius Junior, mengatakan Prestianni melakukan rasis setelah Vinicius mencetak satu-satunya gol kemenangan Real Madrid.

Insiden ini memicu protes dari Vinicius kepada wasit Francois Letexier, yang kemudian menghentikan pertandingan selama sekitar 10 menit dan mengaktifkan protokol anti-rasisme FIFA.

“Banding yang diajukan oleh SL Benfica ditolak. Dengan demikian, keputusan Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA tertanggal 23 Februari 2026 dikonfirmasi,” demikian pernyataan UEFA.

Gianluca Prestianni tetap menjalani skorsing sementara untuk pertandingan klub UEFA berikutnya di mana ia seharusnya memenuhi syarat tampil,” sambungnya.

Respons Klub

Sementara itu, Presiden Benfica, Rui Costa, memberikan pernyataan dukungan kepada Prestianni.

“Benfica akan berdiri bersama Prestianni. Bukan hanya karena dia pemain kami. Saya tegaskan kembali poin terpenting dalam situasi seperti ini: Prestianni bukan seorang rasis. Ia dihukum atas tuduhan rasisme padahal dia bukan rasis,” katanya.

Prestianni sendiri telah membantah keras tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan rasisme.

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun saya mengarahkan hinaan rasis kepada Vini Jr, yang mungkin salah memahami apa yang ia dengar,” ucapnya.

Baca Juga:  Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini, Ada Brasil vs Maroko

“Saya tidak pernah bersikap rasis kepada siapa pun dan saya menyesalkan ancaman yang saya terima,” sambungnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending