Connect with us

Otomotif

Kenapa Velg Mobil Bisa Penyok? Ini Penyebabnya

Velg mobil bisa mengalami penyok akibat sejumlah faktor yang berkaitan langsung dengan kondisi jalan dan cara berkendara.

Logompn

Published

on

Kenapa Velg Mobil Bisa Penyok Ini Penyebabnya
Kenapa Velg Mobil Bisa Penyok? Ini Penyebabnya | Gambar: Ilustrasi AI by MPN Indonesia/Shafa

MPN Indonesia 28 Februari 2026 - Velg mobil bisa mengalami penyok akibat sejumlah faktor yang berkaitan langsung dengan kondisi jalan dan cara berkendara.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada tampilan kendaraan, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan keamanan selama berkendara.

Penyok pada velg kerap terjadi saat mobil melaju di jalan berlubang, menabrak trotoar, atau membawa beban melebihi kapasitas.

Meski terdengar sepele, namun kondisi ini dapat menyebabkan deformasi pada velg dan bahkan menimbulkan risiko kerusakan komponen lain.

Penyebab Velg Mobil Penyok

Penyok pada velg mobil umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Jalan berlubang atau tidak rata: Benturan dengan lubang di jalan dapat menyebabkan velg bengkok atau retak, terutama jika mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
  • Menabrak trotoar: Saat parkir atau berbelok terlalu dekat ke trotoar, velg bisa mengalami benturan yang merusaknya, terutama jika terbuat dari aluminium.
  • Beban berlebih: Mengangkut muatan melebihi kapasitas mobil dapat memberikan tekanan ekstra pada ban dan velg, sehingga meningkatkan risiko deformasi.
  • Kecepatan tinggi di jalan bergelombang: Getaran yang timbul saat mobil melaju kencang di permukaan yang tidak rata dapat menyebabkan kerusakan pada velg.
  • Tekanan udara ban tidak sesuai: Tekanan udara yang terlalu rendah membuat velg lebih rentan terhadap benturan karena kurangnya bantalan udara di dalam ban.
  • Pemilihan velg yang tidak tepat: Velg yang tidak sesuai spesifikasi atau kualitasnya rendah cenderung lebih mudah rusak.

Dampak Velg Rusak pada mobil

Velg mobil yang mengalami penyok dapat menimbulkan sejumlah dampak terhadap mobil, di antaranya:

  • Mengganggu kinerja ban: Velg yang tidak berputar sempurna dapat menimbulkan getaran saat mobil bergerak, yang memengaruhi kenyamanan dan stabilitas.
  • Boros bensin: Penyok pada velg dapat membuat ban lebih cepat kehilangan tekanan, sehingga meningkatkan konsumsi bahan bakar.
  • Mempercepat kerusakan komponen lain: Velg yang rusak dapat berdampak pada sistem suspensi dan bearing roda.
  • Risiko kecelakaan: Getaran atau goyangan pada kecepatan tinggi akibat velg penyok dapat membahayakan pengemudi dan penumpang.
Baca Juga:  Apakah Bisa Charger Mobil Listrik di Rumah? Ini Penjelasannya!

Tips Mencegah Velg Penyok

Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan untuk menjaga kondisi velg mobil tetap optimal. Berikut tips dan trik otomotif yang dapat diterapkan pemilik mobil:

  • Hindari jalan rusak: Pilih rute alternatif jika mengetahui kondisi jalan yang buruk, atau perlambat kendaraan saat melintasinya.
  • Parkir dengan hati-hati: Pastikan menjaga jarak aman dari trotoar atau pembatas jalan untuk menghindari benturan.
  • Perhatikan tekanan ban: Periksa tekanan udara secara berkala agar tetap sesuai standar pabrikan.
  • Gunakan velg sesuai spesifikasi: Pilih velg dengan kekuatan dan ukuran yang direkomendasikan untuk kendaraan Anda.
  • Gunakan pelindung velg: Pelindung dari bahan karet atau plastik keras dapat membantu mencegah kerusakan ringan akibat gesekan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending