Connect with us

Otomotif

Honda Tak Lagi Produksi City Hatchback, Kenapa?

Produksi City Hatchback dihentikan. Data Gaikindo menunjukkan penurunan tajam sejak 2022.

Logompn

Published

on

Honda Tak Lagi Produksi City Hatchback, Kenapa?
Honda Tak Lagi Produksi City Hatchback, Kenapa? Gambar: Honda Bandung

MPN Indonesia 5 Maret 2026 - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menghentikan produksi mobil Honda City Hatchback di Indonesia pada Maret 2025.

Keputusan ini disampaikan oleh Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, yang mengonfirmasi bahwa produksi telah berhenti sepenuhnya meski unit masih tersedia di beberapa dealer.

“City Hatchback itu kita sudah stop produksinya, tapi penjualan masih ada karena demand-nya memang hatchback sekarang kurang. Tapi kalau teman-teman mau cari masih ada di diler,” ujar Billy dalam keterangannya pada Selasa (3/3).

Langkah penghentian produksi dilakukan karena permintaan terhadap mobil berjenis hatchback terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Pergeseran preferensi konsumen ke segmen sport utility vehicle (SUV) dan tekanan dari kompetisi mobil listrik turut mempersempit pasar hatchback.

Data distribusi juga menunjukkan tren penurunan signifikan sejak 2022, mengindikasikan bahwa pasar tidak lagi memberi ruang pertumbuhan bagi City Hatchback.

Unit terakhir Honda City Hatchback diproduksi sebanyak 120 unit pada Maret 2025, dengan distribusi terakhir ke dealer sebanyak 66 unit pada Juli 2025.

Tidak adanya Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) untuk 2026 menjadi penanda resmi berakhirnya produksi model ini di Tanah Air.

Riwayat dan Kinerja Honda City Hatchback di Indonesia

Honda City Hatchback pertama kali diperkenalkan secara global di Thailand pada November 2019 sebagai bagian dari lini The City Series.

Di Indonesia, model ini memulai debutnya pada akhir 2020 sebagai pengganti tidak langsung dari Honda Jazz.

Terdapat dua konfigurasi mesin yang digunakan dalam versi internasional dan lokal. Di Thailand, mobil ini mengusung mesin 1.000 cc 3-silinder DOHC VTEC Turbo dengan tenaga 122 PS dan torsi 173 Nm, memenuhi standar emisi Euro 5.

Baca Juga:  6 Tanda Busi Mobil Harus Diganti

Sementara versi yang dipasarkan di Indonesia dibekali mesin 1.5 liter i-VTEC DOHC, menghasilkan tenaga 119 dk dan torsi 145 Nm.

City Hatchback dikenal sebagai penerus DNA sporty dari Honda Jazz, dan membawa sejumlah fitur unggulan seperti remote mobil yang dapat menyalakan mesin dan AC dari luar kabin, serta sistem kamera belakang dengan berbagai tampilan mulai dari normal, wide, hingga atas, guna mempermudah parkir.

Penurunan Penjualan dan Produksi

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), performa City Hatchback mengalami penurunan bertahap sejak diluncurkan.

Pada 2021, wholesales tercatat 9.642 unit dengan produksi 8.960 unit. Pada 2022, angka tersebut turun menjadi 6.197 unit untuk wholesales dan 6.041 unit untuk produksi, meskipun Honda sempat memperkenalkan varian RS-HS.

Penurunan berlanjut pada 2023 dengan penjualan 2.881 unit dan produksi 2.779 unit. Tahun 2024 mencatat penurunan drastis dengan distribusi hanya 394 unit dan produksi 360 unit.

Tahun 2025, performanya tetap melemah dengan wholesales 456 unit dan produksi 400 unit.

Meski produksi Honda City Hatchback telah dihentikan sepenuhnya dan tidak ada rencana produksi untuk 2026, pihak Honda tidak menutup kemungkinan akan melakukan evaluasi ulang jika pasar kembali memberikan peluang bagi model mobil ini.

Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai pengembangan atau pengganti dari model tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending