Connect with us

Entertainment

Kontroversial! Lagu APT. Rose BLACKPINK Dilarang di Korea dan Malaysia

Lagu APT. kolaborasi Rose dari BLACKPINK dan Bruno Mars menuai kontroversi di Korea Selatan dan Malaysia karena lirik yang dianggap tidak sesuai untuk generasi muda.

Adinda

Published

on

Kontroversial! Lagu APT. Rose BLACKPINK Dilarang di Korea dan Malaysia
Kontroversial! Lagu APT. Rose BLACKPINK Dilarang di Korea dan Malaysia. Gambar : Instagram/@roses_are_rosie

MPN Indonesia 29 Oktober 2024 - Lagu terbaru APT., hasil kolaborasi antara Rose dari BLACKPINK dan Bruno Mars, menjadi sorotan setelah menuai kontroversi di Korea Selatan dan Malaysia.

Dirilis pada awal Oktober 2024, lagu ini cepat mendapat perhatian dan merajai berbagai platform musik serta media sosial, seperti TikTok dan Instagram.

Namun, popularitasnya turut memicu kritik terkait pengaruh negatifnya bagi generasi muda, terutama siswa sekolah.

Popularitas dan Kritik Terhadap Lagu APT.

Kolaborasi Rose dan Bruno Mars dalam lagu APT. langsung menarik perhatian global.

Lagu ini meraih posisi tinggi di tangga lagu internasional dan menjadi latar belakang favorit di video-video media sosial.

Meski begitu, lirik APT. dikritik karena dianggap mengandung pesan yang kurang sesuai untuk generasi muda, terutama di Asia Timur.

Pada (24/10), Public Health Malaysia (PHM) mengulas lirik APT. melalui unggahan di akun Facebook resmi mereka.

PHM menyatakan bahwa beberapa bagian lirik berpotensi memberikan pengaruh buruk bagi pelajar dan anak muda.

Mengutip Sportskeeda, salah satu bagian lirik yang dipersoalkan adalah:

“Kissy face, kissy face / Sent to your phone, but / I’m tryna kiss your lips for real”
“Turn this apateu into a club / I’m talkin’ drink, dance, sm*ke, freak, party all night”

Lirik tersebut dinilai mempromosikan perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan norma budaya Timur.

PHM khawatir pesan dalam lagu ini bisa mendorong perilaku negatif di kalangan anak muda.

Penggunaan Kata “APT.”

Selain lirik, istilah “APT” atau “aa-paa-teh” yang dalam bahasa Korea berarti “apartemen” juga menjadi perhatian.

Baca Juga:  Lisa BLACKPINK Jual Koleksi Pribadi, Hasilnya Disumbangkan untuk Amal

Pihak-pihak di Korea Selatan dan Malaysia menilai penggunaan istilah ini dapat mengaburkan makna apartemen sebagai tempat tinggal menjadi simbol lokasi untuk kegiatan negatif.

Menurut PHM, hal ini bertentangan dengan nilai-nilai sosial yang dijunjung tinggi dalam budaya Timur.

Konsep “apartemen” yang dikaitkan dengan pesta dan perilaku yang dianggap tidak pantas oleh beberapa pihak menambah sorotan terhadap lagu APT.

Mereka berpendapat bahwa lagu ini tidak sesuai untuk didengarkan oleh generasi muda.

Larangan di Korea Selatan untuk Pelajar

Di Korea Selatan, APT. resmi dilarang untuk didengarkan oleh siswa sekolah.

Menurut laporan Newsen, larangan ini didasari kekhawatiran bahwa lagu tersebut terlalu “catchy,” sehingga bisa mengganggu konsentrasi pelajar, khususnya menjelang ujian.

Fenomena larangan terhadap lagu bukan hal baru di Korea Selatan.

Beberapa lagu K-pop seperti Ring Ding Dong dari SHINee, Next Level dari aespa, dan Zimzalabim oleh Red Velvet juga pernah dilarang dengan alasan serupa, yaitu daya tarik irama dan liriknya yang membuat pendengar ketagihan, sehingga dapat mengalihkan perhatian siswa dari kegiatan akademis.

Reaksi Netizen

Di tengah kritik, para penggemar BLACKPINK, khususnya pendukung Rose, memberikan dukungan penuh terhadap karya terbaru idolanya.

Mereka menilai bahwa lagu ini merupakan bentuk ekspresi seni dan kolaborasi internasional yang perlu diapresiasi.

Di media sosial, banyak penggemar menyuarakan pandangan positif bahwa lirik lagu tidak selalu memengaruhi perilaku atau cara berpikir seseorang secara langsung.

Hingga saat ini, pihak agensi BLACKPINK belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi yang dihadapi APT.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending