Connect with us

Viral

Kebakaran 3 Ruko di Jalan Suryakencana Bogor, Dugaan Sementara karena Korsleting Listrik

Kebakaran 3 ruko di Suryakencana Bogor diduga dipicu korsleting listrik. Wali Kota Dedie Rachim ungkap hasil pemeriksaan sementara.

Actress 1299250

Published

on

Kebakaran 3 Ruko di Jalan Suryakencana Bogor, Dugaan Sementara karena Korsleting Listrik
Kebakaran 3 Ruko di Jalan Suryakencana Bogor, Dugaan Sementara karena Korsleting Listrik. Gambar: Dok. Kota Bogor

Kebakaran melanda tiga rumah toko (ruko) di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10) dini hari.

Laporan tersebut diterima oleh petugas kebakaran pada pukul 01.30 WIB.

Wali Kota Bogor Sebut Dugaan Korsleting Listrik

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik akibat instalasi kabel yang sudah tua dan kurang terawat.

Jawa Barat, MPN Indonesia 26 Oktober 2026 - “Tadi hasil pengecekan sementara, dugaannya adalah instalasi kabel yang eh sudah tua, yang kurang terawat, dan mengakibatkan mungkin korsleting percikan api,” kata Dedie kepada awak media, Minggu (26/10).

Dedie juga menanggapi dugaan kebakaran yang dikaitkan dengan sekelompok pemuda yang diduga tawuran dan bermain kembang api.

Menurutnya, keterangan sementara dari sejumlah saksi lebih mengarah pada dugaan korsleting listrik.

“Sejauh ini, kami tidak melihat ke arah sana (diduga dipicu sekelompok pemuda main petasan). Tadi saya sudah menanyakan beberapa saksi, kondisinya kemungkinan besar disebabkan oleh korsleting, dan kemudian adanya sepeda listrik berbaterai yang mempercepat proses pembakaran,” ujar Dedie.

Dedie meminta pemilik toko di kawasan Suryakencana untuk memeriksa kembali instalasi listrik bangunan mereka, terutama bangunan toko yang sudah berusia tua.

“Itu yang pertama. Jadi saya minta masyarakat untuk khususnya di wilayah Jalan Suryakencana di mana banyak sekali ya, toko-toko yang usianya sudah cukup tua, untuk memeriksa kembali instalasi listriknya,” jelas Dedie.

Api Melanda Tiga Ruko Selama Tujuh Jam

Peristiwa kebakaran ruko tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 hingga 01.30 WIB, berdasarkan keterangan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini 26 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat!

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor Agung Prihanto mengatakan, api diduga pertama kali muncul dari toko sepeda.

Banyaknya benda yang mudah terbakar di dalam toko mainan, toko sepeda, dan toko alat tulis menyebabkan api dengan cepat menjalar.

Dedie menyebut baterai sepeda listrik, kembang api, dan kertas sebagai barang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Petugas sempat mengalami kesulitan memadamkan api pada salah satu bangunan empat lantai. Sementara itu, api di dua bangunan lainnya lebih dahulu berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha mengatakan, proses pemadaman berlangsung mulai pukul 01.43 hingga 08.43 WIB.

“Lama pemadaman tujuh jam, lama pendinginan tiga jam 40 menit,” kata Ade kepada awak media.

Proses pemadaman juga terkendala jarak sumber air hidran yang jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, seluruh ruko dalam kondisi terkunci saat petugas melakukan pemadaman.

“Sumber air hydrant yang jauh dari lokasi kejadian dan seluruh ruko terkunci sehingga menyulitkan akses petugas untuk penanganan kebakaran,” jelas Ade.

Ade menyebut delapan mobil pemadam kebakaran dari Kota Bogor dan empat unit dari Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Jalan Suryakencana Sempat Ditutup

Kebakaran di kawasan kuliner Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, menyebabkan akses kendaraan ditutup sementara pada Minggu (25/10) dini hari.

Petugas memasang water barrier untuk membatasi akses kendaraan selama proses pemadaman. Asap dari bangunan yang terbakar juga sempat menutupi sebagian ruas jalan.

Pengendara yang hendak menuju Jalan Siliwangi dialihkan melalui Jalan Roda hingga kawasan Empang.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memberikan akses kepada kendaraan pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Polres Depok bakal Kirim Pelaku Tawuran selama Ramadan ke Pesantren

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Lukito mengatakan, arus lalu lintas mulai kembali normal setelah proses pemadaman selesai.

“Betul tadi (jalur) ditutup kan selama ada proses pemadaman dan akses kendaraan damkar. Untuk saat ini sudah mulai normal lagi, masih ada rekayasa untuk menormalisasi,” kata Lukito.

(AKM/NID/RAD) 

Trending