Connect with us

Selebriti

Rianti Cartwright Ceritakan Perjuangannya Menanti Anak selama 9 Tahun

Rianti Cartwright membagikan kisah perjuangan menanti anak selama 9 tahun hingga akhirnya hamil lewat program bayi tabung.

Logompn

Published

on

Rianti Cartwright Ceritakan Perjuangannya Menanti Anak selama 9 Tahun
Rianti Cartwright Ceritakan Perjuangannya Menanti Anak selama 9 Tahun. Gambar: YouTube/Jeda Nulis

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Rianti Cartwright menceritakan perjuangan pribadinya menanti kehadiran anak selama sembilan tahun dalam podcast Jeda Nulis bersama Habib Jafar yang tayang pada Kamis, (5/3).

Dalam wawancara tersebut, Rianti mengungkapkan bagaimana ia dan suaminya menghadapi tekanan emosional dan spiritual selama proses panjang tersebut hingga akhirnya dikaruniai seorang putri.

Perjuangan ini terjadi antara tahun 2010 hingga 2019, sebelum akhirnya ia hamil melalui program bayi tabung kedua.

Rianti menyebut bahwa selama hampir satu dekade tanpa anak, ia sempat terjebak dalam tekanan sosial dan fokus pada hal yang belum dimiliki.

Hal ini membuatnya merasa hidupnya kosong meskipun secara karier dan rumah tangga berjalan stabil.

“Aku tuh ngerasa selama 2 tahun itu ya 2017, 18, 19 aku terlalu fokus mikirin hal yang belum aku miliki yaitu anak gitu, tanpa, jadi enggak melihat apa yang Tuhan sudah berikan,” ujarnya dalam podcast tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Jeda Nulis, Jumat (6/3).

Menyesal Kurang Bersyukur

Rianti menjelaskan bahwa momen kebersamaannya dengan suami sebelum memiliki anak luar biasa menyenangkan.

Namun ia menyesal kurang mensyukuri dan kurang menikmati waktu saat hanya berdua dengan suami.

“Mungkin kayak 5 tahun pertama tuh aku sama suami tuh sangat-sangat bahagia, Tapi tentunya kan kita melihat, oh teman kita yang nikahnya belakangan kok udah punya anak. Terus ya itu ada kerinduan juga gitu,” ujarnya.

Titik balik terjadi pada tahun 2019 ketika sang suami hampir hanyut di sungai saat melakukan tracking di sebuah taman nasional.

Kejadian tersebut membuat Rianti menyadari bahwa keberadaan suami jauh lebih penting daripada ambisinya untuk memiliki anak.

Baca Juga:  Mendadak Jalani Operasi, Nia Ramadhani: Jangan Pada Heboh Ya!

Rianti menuturkan bahwa setelah kejadian yang mengancam nyawa sang suami, ia mulai menerima kenyataan dengan lebih ikhlas.

“Aku bilang sama dia, aku bilang, ‘Bang, kalaupun hanya kita berdua aja gitu dalam kehidupan ini, it’s ok’ gitu,” ujarnya.

Dua bulan setelah ia merasa benar-benar berdamai dengan keadaan dan menyerahkan segalanya kepada Tuhan, ia dinyatakan hamil melalui program bayi tabung yang kedua.

“Jadi, aku merasa setelah aku ikhlas, setelah aku berserah, datanglah rezeki anak itu,” jelas Rianti.

Dalam pengakuannya, Rianti juga menjelaskan bagaimana perjalanannya selama sembilan tahun tersebut banyak diisi dengan proses batin dan refleksi terhadap makna kehidupan.

Ia mengaku terlalu larut dalam keinginan menjadi seorang ibu hingga mengabaikan nikmat lain yang telah ia miliki.

Mengurangi Aktivitas Dunia Hiburan usai Punya Anak

Setelah kelahiran putrinya, Rianti mulai mengurangi aktivitas di dunia hiburan untuk fokus menjalani peran barunya sebagai ibu.

Ia menjelaskan bahwa kini definisi kecantikan dalam hidupnya telah berubah.

“Itu yang penting buat aku. Jadi, beauty without kindness, beauty without purpose itu meaningless. Jadi kita harus pakai setiap hal yang Tuhan berikan untuk menjadi manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending