Otomotif
Bagaimana Cara Merawat Baterai Mobil Listrik agar Awet?
Untuk menjaga performa dan daya tahan baterai mobil listrik, pengguna perlu memahami teknik berkendara dan pengisian daya yang tepat.
MPN Indonesia 19 Maret 2026 - Penggunaan mobil listrik memberikan berbagai keuntungan, seperti emisi nol dan biaya operasional lebih rendah dibanding kendaraan berbahan bakar fosil.
Namun, untuk menjaga performa dan daya tahan baterai mobil listrik tetap optimal, pengguna perlu memahami teknik berkendara dan pengisian daya yang tepat.
Selain teknik berkendara, perawatan baterai dari sisi teknis juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas baterai.
Lantas bagaimana cara merawat baterai mobil listrik agar awet? Berikut ulasannya.
Hindari Fast Charging Berlebihan
Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Chery, sangat disarankan untuk selalu menggunakan pengisi daya resmi atau yang direkomendasikan pabrikan.
Penggunaan pengisian cepat atau ultra cepat yang terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat pada sel baterai.
Untuk penggunaan rutin, pengisian daya lambat lebih dianjurkan, meski memakan waktu lebih lama.
Hindari Pengisian Daya 100% atau 0%
Penggunaan baterai dalam kondisi sangat penuh atau kosong dapat mempercepat penurunan kualitas baterai mobil.
Idealnya, baterai dijaga pada kapasitas 20% hingga 80%. Mengisi daya hingga 100% bisa meningkatkan tekanan pada sel baterai.
Perhatikan Lokasi Parkir
Parkir di lokasi dengan suhu tinggi atau terpapar sinar matahari langsung dapat mengurangi efisiensi dan umur baterai.
Dianjurkan untuk memilih area parkir yang teduh atau menggunakan pelindung jika parkir di area panas dalam waktu lama.
Jaga Suhu Kendaraan Tetap Stabil
Suhu ekstrem, baik terlalu panas atau dingin, mempengaruhi sistem pendingin dan performa baterai.
Oleh sebab itu, parkir di tempat teduh dan memastikan sistem pendingin berfungsi dengan baik sangat disarankan agar baterai tidak panas berlebih atau kehilangan efisiensi di suhu rendah.
Jaga Tegangan Input Tetap Stabil
Pengisian daya dengan tegangan listrik yang tidak stabil dapat mempercepat degradasi sel baterai. Pastikan sumber daya memiliki arus yang konsisten.
Jika perlu, ubah mode catu daya untuk menyesuaikan dengan kestabilan daya listrik yang tersedia.
Jangan Biarkan Mobil Diam Terlalu Lama dengan Baterai Penuh atau Kosong
Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, pastikan kapasitas baterai tidak turun di bawah 10% atau tidak tetap di posisi penuh.
Idealnya, baterai dijaga pada level minimal 20% selama penyimpanan dan perlu dilakukan pengisian daya berkala untuk menghindari kerusakan sel baterai.
Hindari Akselerasi Mendadak
Gaya mengemudi agresif seperti akselerasi tiba-tiba atau kecepatan tinggi bisa memberikan tekanan besar pada baterai.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengemudi secara halus untuk mengurangi beban kerja motor listrik dan memperpanjang masa pakai baterai.
Jadwalkan Waktu Pengisian Daya
Menetapkan jadwal pengisian daya secara teratur bisa mendukung sistem manajemen baterai.
Dengan pengisian daya yang teratur dan terpantau, performa baterai tetap optimal dan risiko pengisian daya berlebihan dapat diminimalkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
