Connect with us

Olahraga

Sejarah Piala Dunia dari Masa ke Masa

Piala Dunia FIFA 2026 hadir dengan format baru 48 tim dan 104 laga. Simak evolusi sistem sejak 1930.

Logompn

Published

on

Sejarah Piala Dunia dari Masa ke Masa
Sejarah Piala Dunia dari Masa ke Masa. Gambar: Fifa

Jadwal resmi Piala Dunia FIFA 2026 telah diumumkan. Turnamen ini akan menjadi edisi ke-23 Piala Dunia dan tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah, dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Perubahan paling besar pada edisi 2026 terletak pada format kompetisi. FIFA menetapkan bahwa turnamen akan memakai 12 grup yang masing-masing berisi empat tim.

Dua tim teratas dari setiap grup, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik, akan lolos ke babak 32 besar.

Format ini membuat unsur peringkat ketiga terbaik kembali digunakan, sekaligus menambah satu babak gugur baru sebelum 16 besar.

Format baru ini menjadi babak lanjutan dari evolusi panjang Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930.

Seiring bertambahnya peserta dan meluasnya perkembangan sepak bola dunia, FIFA beberapa kali mengubah sistem kompetisi agar tetap relevan dan kompetitif.

Awal Piala Dunia: Uruguay 1930 hingga Brasil 1950

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi FIFA, Piala Dunia pertama digelar pada 1930 di Uruguay dan diikuti 13 tim.

Saat itu, turnamen dibagi ke dalam empat grup, yakni tiga grup berisi tiga tim dan satu grup berisi empat tim. Para juara grup langsung lolos ke semifinal.

Pada edisi 1934 di Italia dan 1938 di Prancis, format berubah total menjadi sistem gugur penuh sejak awal turnamen.

Baca Juga:  Persita vs PSBS Biak 2-1: Gol Ahmad Herdianto Akhiri Catatan Negatif Pendekar Cisadane

Kedua edisi ini menjadi satu-satunya Piala Dunia yang tidak memakai fase grup.

Setelah terhenti karena Perang Dunia II, Piala Dunia kembali digelar pada 1950 di Brasil.

Turnamen ini juga diikuti 13 tim, tetapi tidak memakai final tunggal. Sebagai gantinya, empat tim terbaik masuk ke grup final untuk menentukan juara.

Salah satu laga paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia terjadi di edisi ini, ketika Uruguay mengalahkan Brasil 2-1 di Stadion Maracana dalam peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Maracanazo.

Era 16 Tim: Swiss 1954 hingga Argentina 1978

Mulai 1954, jumlah peserta bertambah menjadi 16 tim. Format dasarnya adalah empat grup yang masing-masing berisi empat tim, dengan dua tim teratas lolos ke babak gugur.

Meski begitu, pada 1954 belum semua tim dalam grup saling bertemu. Sistem grup penuh baru benar-benar diterapkan mulai edisi 1958 di Swedia.

Dalam periode ini, format 16 tim bertahan cukup lama dan melahirkan banyak momen penting, termasuk gelar pertama Brasil pada 1958, keberhasilan Inggris juara di kandang sendiri pada 1966, serta dominasi Brasil pada 1970.

Pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat dan 1978 di Argentina, FIFA kembali bereksperimen.

Setelah fase grup pertama, turnamen tidak langsung masuk semifinal atau perempat final, melainkan memakai babak grup kedua. Dua grup baru dibentuk, dan juara masing-masing grup bertemu di final.

Era 24 Tim: Spanyol 1982 hingga Amerika Serikat 1994

Jumlah peserta kembali bertambah pada 1982 menjadi 24 tim. Saat itu, turnamen memakai enam grup berisi empat tim.

Dua tim teratas dari setiap grup maju ke fase berikutnya, yang kembali memakai sistem grup sebelum semifinal.

Baca Juga:  PSSI Bakal Gelar Piala Kemerdekaan 2025 di Sumut Jelang Persiapan Piala Dunia U-17

Mulai 1986 di Meksiko, FIFA mengubah format lagi. Dua tim teratas dari setiap grup tetap lolos, tetapi kali ini ditambah empat tim peringkat ketiga terbaik untuk melengkapi babak 16 besar.

Format ini juga dipakai pada Italia 1990 dan Amerika Serikat 1994.

Periode 24 tim menandai fase penting perluasan Piala Dunia, ketika semakin banyak negara mendapat kesempatan tampil di turnamen utama.

Era 32 Tim: Prancis 1998 hingga Qatar 2022

Piala Dunia 1998 di Prancis menjadi awal era format 32 tim. Sistem ini membagi peserta ke dalam delapan grup yang masing-masing berisi empat tim.

Dua tim teratas dari setiap grup kemudian melaju ke babak 16 besar.

Format ini dipakai terus hingga Qatar 2022 dan menjadi sistem yang paling lama bertahan dalam sejarah modern Piala Dunia.

Stabilitas format 32 tim membuat turnamen lebih mudah dipahami, sekaligus menjaga keseimbangan kompetisi antara fase grup dan babak gugur.

Dalam era ini, Piala Dunia melahirkan banyak momen penting, termasuk gelar Prancis pada 1998 dan 2018, serta berbagai kejutan dari tim-tim nonunggulan yang mampu menembus fase gugur.

Piala Dunia 2026: Era Baru dengan 48 Tim

Piala Dunia 2026 akan menjadi tonggak baru dalam sejarah turnamen ini. Untuk pertama kalinya, jumlah peserta bertambah menjadi 48 tim.

FIFA juga menetapkan total pertandingan meningkat menjadi 104 laga, jauh lebih banyak dibanding format sebelumnya.

Dengan format 12 grup berisi empat tim, Piala Dunia 2026 akan membuka peluang yang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai benua untuk tampil di panggung utama.

Di saat yang sama, hadirnya babak 32 besar akan membuat fase gugur menjadi lebih panjang dan kompetitif.

Baca Juga:  Daftar Klub yang Pernah Dilatih Iwan Setiawan, dari Persija hingga Sriwijaya FC

Perubahan ini menunjukkan bagaimana Piala Dunia terus beradaptasi mengikuti perkembangan sepak bola global.

Dari turnamen kecil dengan 13 peserta pada 1930, ajang ini kini berkembang menjadi kompetisi raksasa yang melibatkan 48 negara dan menjangkau hampir seluruh dunia.

(AKM/NID/RAD)

Trending