Connect with us

Politik

Dubes Iran Kunjungi Jokowi di Solo, Bahas Ini

Jokowi sampaikan simpati kepada Iran dan dorong kampanye antiperang dalam pertemuan dengan Dubes Iran.

Logompn

Published

on

Dubes Iran Kunjungi Jokowi di Solo, Bahas Ini
Dubes Iran Kunjungi Jokowi di Solo, Bahas Ini. Gambar: Instagram/@jokowi

MPN Indonesia 2 April 2026 - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kawasan Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (1/4).

Dalam pertemuan ini, keduanya berdialog membahas situasi geopolitik terkini, termasuk konflik yang melibatkan Iran dan dampaknya terhadap kawasan.

Pertemuan tersebut fokus pada perkembangan regional dan kondisi di Iran akibat serangan dari pihak luar, termasuk Israel dan Amerika Serikat.

Dubes Boroujerdi menyampaikan laporan lapangan secara langsung mengenai serangan terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas ekonomi negaranya.

Ia menekankan hak rakyat Iran untuk membela diri sesuai hukum internasional.

Jokowi juga menyampaikan simpati atas situasi yang dihadapi rakyat Iran.

“Bapak Joko Widodo menyampaikan rasa simpati kepada rakyat Iran, serta menyatakan dukungan dirinya dan rakyat Indonesia terhadap keteguhan dan perlawanan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional, keutuhan wilayah, dan keamanan negara mereka,” tulis keterangan unggahan Kedutaan Iran di Indonesia, dikutip MPN Indonesia melalui akun Instagram @iraninindonesia pada Kamis (2/3).

Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Iran

Jokowi menegaskan pentingnya menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

“Intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira itu baik untuk urusan ekonomi maupun geopolitik,” kata Jokowi setelah pertemuan.

Selain menyampaikan dukungan terhadap keteguhan Iran, Jokowi juga menilai pentingnya kampanye penghentian perang yang diusung oleh Iran.

Ia menilai stabilitas global menjadi kunci penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

“Saya kira kampanye untuk menghentikan perang itu baik. Dunia membutuhkan perdamaian, relasi yang baik antarnegara, sehingga kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan normal,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Kirim Surat untuk Lima Menteri yang Kena Reshuffle

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan bahwa konflik bersenjata dapat menimbulkan krisis energi dan mengganggu pasokan kebutuhan global.

“Kalau tidak ada perang, kesulitan energi dan gangguan lain tidak akan terjadi,” kata dia.

Namun saat ditanya mengenai peluang kerja sama konkret seperti perdagangan komoditas gandum, Jokowi menolak berkomentar lebih jauh.

“Itu urusan pemerintah,” ucapnya.

Dampak Serangan dan Ajakan Kampanye Antiperang

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Boroujerdi menyampaikan secara rinci dampak serangan terhadap Iran, termasuk kerusakan infrastruktur dan aspek kemanusiaan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Lebanon.

“Tiga prajurit Indonesia, putra-putra terbaik bangsa, harus kehilangan nyawa, dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut,” ujarnya.

Dubes Boroujerdi turut mengajak masyarakat Indonesia untuk turut menyuarakan penolakan terhadap perang.

“Kami mengundang masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam kampanye menolak perang. Dunia membutuhkan perdamaian, bukan konflik,” ucapnya.

Di akhir pertemuan, baik Jokowi maupun Dubes Boroujerdi sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Iran.

Keduanya menegaskan kembali pentingnya melanjutkan dialog, memperkuat hubungan antar masyarakat, dan menjaga stabilitas kawasan melalui diplomasi damai.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending