Connect with us

Olahraga

Lamine Yamal Geram terhadap Suporter Spanyol yang Hina Agama Islam

Pemain timnas Spanyol, Lamine Yamal, menyampaikan kemarahannya terhadap chant mengandung unsur Islamofobia yang diteriakkan suporter Spanyol.

Logompn

Published

on

Lamine Yamal Geram terhadap Suporter Spanyol yang Hina Agama Islam
Lamine Yamal Geram terhadap Suporter Spanyol yang Hina Agama Islam | Gambar: Instagram/@lamineyamal

MPN Indonesia 2 April 2026 - Pemain timnas Spanyol, Lamine Yamal, menyampaikan kemarahannya terhadap chant mengandung unsur Islamofobia yang diteriakkan sejumlah suporter Spanyol.

Hal itu terjadi saat pertandingan persahabatan Spanyol melawan Mesir di Stadion RCDE, Spanyol, pada Rabu (1/4) dini hari WIB.

Dalam laga yang berakhir imbang 0-0 tersebut, terdengar nyanyian “siapa yang tidak melompat adalah seorang Muslim”, yang memicu kecaman luas dari berbagai pihak.

Chant “El que no bote,…” atau “Siapa yang tidak melompat adalah…” merupakan tradisi yel-yel di stadion Spanyol dan Amerika Latin.

Biasanya bagian kosong itu diisi dengan nama tim lawan sebagai bentuk ejekan.

Dalam pertandingan melawan Mesir, kata “Muslim” digunakan oleh suporter Spanyol, yang menjadikan chant tersebut bernuansa penghinaan terhadap agama Islam.

Yamal: Saya Muslim!

Lamine Yamal, yang diketahui memeluk agama Islam, menganggap chant tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap keyakinan agama.

“Sepak bola adalah untuk dinikmati, bukan untuk menghina orang karena siapa mereka atau apa yang mereka yakini,” kata Yamal, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @lamineyamal, Kamis (2/4).

Yamal pun lantas menegaskan bahwa dirinya merupakan seorang Muslim. Menurutnya, ejekan terhadap keyakinan merupakan suatu yang tidak bisa ditoleransi.

“Saya seorang Muslim, alhamdulillah. Kemarin di stadion terdengar nyanyian ‘yang tidak melompat adalah Muslim’,” ujar Yamal.

“Saya tahu itu ditujukan untuk tim lawan dan bukan sesuatu yang personal terhadap saya, tetapi sebagai seorang Muslim tetap saja itu merupakan bentuk ketidakhormatan dan sesuatu yang tidak bisa ditoleransi,” sambungnya.

Yamal diketahui menjadi satu-satunya pemain yang meninggalkan stadion tanpa menyapa pendukung setelah pertandingan, sebagaimana dilaporkan oleh SER.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Alejandro Garnacho Posting Ini, Kode Segera Gabung Chelsea?

Trending