Connect with us

Otomotif

Lepas Targetkan Buka 40 Dealer di Indonesia dan Beroperasi Tahun Ini

Produsen mobil listrik Lepas ekspansi besar di Indonesia dengan target 40 dealer dan peningkatan layanan purnajual.

Logompn

Published

on

Lepas Targetkan Buka 40 Dealer di Indonesia dan Beroperasi Tahun Ini
Lepas Targetkan Buka 40 Dealer di Indonesia dan Beroperasi Tahun Ini. Gambar: The Independent

MPN Indonesia 2 April 2026 - Produsen otomotif asal China, Lepas, menargetkan pembangunan 40 dealer mobil listrik di Indonesia hingga akhir 2026.

Target tersebut diumumkan oleh President Director Chery Group Indonesia, Zheng Shuo, yang menyebutkan bahwa sebanyak 15 dealer ditargetkan rampung pada Mei 2026.

“Pada akhir tahun 2026 target kami adalah membangun 40 diler Lepas. Di bulan Mei ini mungkin selesai sekitar 15 dealer,” ujar Zheng Shuo saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (1/4), dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com.

Dealer Lepas akan tersebar di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.

Selain itu, ekspansi juga menyasar wilayah lain seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Pekanbaru, Batam, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Makassar, Kendari, dan Manado.

Punya Showroom di Sunter hingga Bekasi

Sejak awal 2026, Lepas telah membuka tiga dealer di Indonesia, dimulai dari showroom pertama di Kelapa Gading, dealer kedua di Sunter, dan yang terbaru di Bekasi.

Dealer di Bekasi dikembangkan melalui kerja sama dengan PT Trimegah Arta Mandiri, dibangun di atas lahan seluas 4.480 meter persegi dengan luas bangunan 4.547 meter persegi.

Fasilitas ini mengusung konsep layanan 3S+ yang mencakup penjualan, servis, suku cadang, serta layanan bodi dan cat resmi dalam satu lokasi.

Deputy Country Director Lepas Indonesia, Ricky He, menyatakan bahwa Bekasi dipilih karena merupakan wilayah dengan aktivitas urban yang tinggi.

“Bekasi adalah area dengan aktivitas tinggi dan gaya hidup yang terus berkembang, sehingga kami melihat showroom ini sebagai ruang untuk membangun koneksi yang lebih relevan antara teknologi, kenyamanan, dan kebutuhan mobilitas modern,” ujarnya dalam keterangan pers, Januari lalu.

Baca Juga:  Ioniq Model Baru, Hyundai Siapkan Konsep Earth dan Venus

Target Penjualan

Lepas menargetkan agar setiap dealer dapat menjual antara 30 hingga 40 unit kendaraan setiap bulan.

Zheng Shuo menyampaikan bahwa strategi ini bertujuan untuk mendorong kontribusi penjualan dari masing-masing outlet secara konsisten.

“Untuk penjualan, kita menjanjikan setiap dealer bisa menjual 30 (unit) per bulan atau 40 (unit) per bulan,” kata Zheng.

Ia menambahkan bahwa selain target individual per outlet, perusahaan juga fokus pada total volume penjualan secara nasional karena bisnis masih dalam tahap pengembangan.

“Kami harus memiliki total volume untuk tahun ini. Karena masih berkembang dan mempersiapkan,” tambahnya.

Inovasi Pelayanan Lepas

Lepas menghadirkan berbagai inovasi di dalam showroom-nya untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Salah satu fitur yang ditonjolkan di dealer Sunter adalah ruang khusus untuk nail art yang ditujukan bagi konsumen wanita.

“Kalau mereka (konsumen wanita) menunggu di bengkel, biasanya sambil melihat handphone saja ya. Nah ini (di dealer Lepas) bisa sambil nail art, setahu saya belum ada ya di showroom merek manapun,” ujar Junianto Naibaho, Chief Executive Officer Lepas SM Group.

Dealer Sunter sendiri berdiri di atas lahan seluas 1.738 meter persegi dan dilengkapi empat bay service.

Dengan strategi ini, Lepas menargetkan ekspansi dealer dan peningkatan layanan mobil listrik secara merata di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending