Connect with us

Berita

Identitas Oknum Polisi Pemukul Sopir Online Terungkap, Pegang Jabatan di Maluku

Driver taksi online berinisial RF mengalami penganiayaan oleh seorang perwira polisi. Kasus ini viral dan kini sedang diperiksa oleh Propam Polda Maluku.

Actress 1299250

Published

on

Identitas Oknum Polisi Pemukul Sopir Online Terungkap, Pegang Jabatan di Maluku
Driver taksi online dianiaya perwira polisi di Jakarta | Gambar : aspirasinews.id

MPN Indonesia 4 November 2024 - Seorang driver taksi online berinisial RF mengalami penganiayaan oleh penumpangnya, yang diketahui merupakan seorang perwira polisi, pada Jumat (1/11) di Jakarta.

Kejadian ini terekam kamera dan langsung viral di media sosial.

Penumpang yang diduga melakukan pemukulan tersebut adalah perwira menengah Polri yang bertugas di Maluku, dengan identitas lengkap yang terungkap tak lama setelah video tersebar.

Profil Perwira Polisi Terduga Pelaku

Informasi dari media sosial menyebutkan bahwa pelaku penganiayaan adalah Kompol Muhammad Bambang Surya Wiharga, seorang perwira menengah yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku.

Bambang, yang juga merupakan putra almarhum Kombes Norman Siswandi, lahir pada 17 Juni 1989 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2008.

Ia memulai kariernya di Polda Jawa Barat sebelum akhirnya bertugas di Maluku.

Kronologi Penganiayaan Driver Taksi Online

Berdasarkan rekaman video yang viral, insiden ini terjadi ketika RF sedang mengantar dua penumpang, seorang pria berkacamata dan seorang wanita.

Tanpa alasan yang jelas, penumpang pria tiba-tiba memukul wajah RF.

RF berusaha menenangkan situasi sambil memperingatkan bahwa tindakan tersebut direkam.

Meski pria tersebut terlihat masih emosi, wanita yang bersamanya meminta maaf kepada RF sebelum menutup pintu mobil.

RF kemudian melaporkan pemukulan ini ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan ke Polisi dan Proses Hukum

Ditemani oleh artis Tengku Zanzabella, RF membawa kasus penganiayaan ini ke ranah hukum.

Baca Juga:  Curhat Lukisannya Raib Dijarah Massa, Sri Mulyani: Lenyap seperti Rasa Aman

Awalnya, RF sempat setuju untuk berdamai, namun ia kemudian mengaku bahwa perdamaian tersebut terjadi di bawah tekanan.

RF pun melanjutkan proses hukum dengan dukungan dari Zanzabella.

Menurut unggahan di media sosial, Kompol Bambang kini sedang menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku, meski sebelumnya ada upaya perdamaian antara kedua pihak.

Tindakan Kepolisian dan Sorotan Hukum dan Kriminal

Kasus ini menarik perhatian publik sebagai salah satu kasus kriminal yang melibatkan aparat kepolisian.

Dalam kasus ini, penegakan hukum dan kriminal menjadi fokus utama, khususnya terkait bagaimana Polri menangani dugaan penganiayaan oleh anggotanya sendiri.

Propam Polda Maluku telah memulai pemeriksaan internal terhadap Kompol Bambang, dengan tujuan menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum.

Reaksi Publik dan Dampak Terhadap Citra Polri

Viralnya video pemukulan ini menimbulkan berbagai reaksi publik di media sosial.

Penganiayaan terhadap seorang driver taksi online yang tengah bekerja menimbulkan kekhawatiran, terlebih pelakunya adalah anggota kepolisian.

Publik mempertanyakan perlindungan hukum dan kredibilitas aparat dalam kasus kriminal yang melibatkan mereka.

Banyak komentar warganet yang mendukung keputusan RF untuk melaporkan kasus ini meskipun dihadapkan pada tekanan.

Saat ini, Polri melalui Propam Polda Maluku sedang menindaklanjuti laporan RF dengan memeriksa Kompol Bambang.

Jika terbukti bersalah, sanksi disipliner hingga pidana dapat dijatuhkan sesuai hukum yang berlaku.

Trending