Connect with us

Selebriti

Menantea Tutup, Jerome Polin Akui Ketipu Bisnis Rp38 M!

Jerome Polin mengungkap dirinya menjadi korban dugaan penipuan dalam bisnis minuman miliknya, Menantea, yang berujung pada kerugian hingga Rp38 miliar.

Logompn

Published

on

Menantea Tutup, Jerome Polin Akui Ketipu Bisnis Rp38 M!
Menantea Tutup, Jerome Polin Akui Ketipu Bisnis Rp38 M!. Gambar: Instagram/@jehianps

MPN Indonesia 13 April 2026 - Jerome Polin mengungkap dirinya menjadi korban dugaan penipuan dalam pengelolaan keuangan bisnis minuman miliknya, Menantea, yang berujung pada kerugian hingga Rp38 miliar.

Kerugian itu bahkan menyebabkan dirinya terpaksa menutup seluruh gerai Menantea pada 25 April mendatang.

Jerome Polin menjelaskan bahwa ia terlalu mempercayai laporan keuangan kepada orang lain tanpa melakukan pengecekan langsung terhadap mutasi rekening perusahaan.

“Dia ini laporan keuangannya selalu dari Excel. Kita ngecekin laporan keuangan, tapi kan bisa diedit Excel,” kata Jerome, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Celloszxz, Senin (13/4).

“One day tiba-tiba di tahun 2023 dia bilang duitnya udah enggak ada. Kok bisa gitu kan? Kita   minta mutasi baru ketahuan semuanya. Jadi kesalahan gua adalah gua gak ngecek mutasi,” sambungnya.

Akibat kejadian tersebut, Jerome Polin mengungkap kerugian besar yang dialami perusahaannya.

“Jadi duit yang dipindahin (ke rekening pribadi pelaku) itu sekitar Rp 38 (Miliar), ada beberapa yang dibalikin untuk bayar operasional,” kata dia.

“Total kerugian sekitar Rp5-6 miliar yang diambil,” sambung dia.

Pengumuman Resmi Menantea

Manajemen Menantea telah mengumumkan bahwa seluruh gerai akan resmi berhenti beroperasi pada 25 April 2026 setelah lima tahun beroperasi.

“Berat rasanya mengatakan ini. Namun, seperti yang sudah diinfokan oleh Mintea2, seluruh cabang Menantea akan resmi tutup operasional per tanggal 25 April 2026,” kata Menantea, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @menantea.toko.

Menjelang penutupan, perusahaan menggelar program promosi sebagai bentuk perpisahan kepada pelanggan, dengan harga Rp10.000 per cup dan Rp15.000 per cup untuk cabang Papua.

Program ini disebut sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan dan dukungan bagi mitra yang masih beroperasi hingga akhir masa kontrak.

Baca Juga:  Tak Lagi jadi Pengacara Nadiem Makarim, Hotman Paris: Gue Cari Klien yang Konglomerat dan Royal

Langkah Manajemen Menantea

Sementara itu, untuk mengatasi persoalan yang ada, manajemen Menantea melakukan audit investigasi bersama kantor akuntan publik, menyelesaikan kewajiban kepada karyawan dan pemasok, serta membenahi laporan keuangan dan pajak.

Proses ini berlangsung selama dua tahun terakhir dengan dukungan dana pribadi dari para pendiri, yaitu Jerome Polin dan Jehian Panangian Sijabat.

“Saat ini kami mau mencegah hal serupa terjadi lagi kepada mitra, team, supplier, customer Menantea di masa depan,” ujar Jerome dan Jehian di Instagram pribadi mereka.

“Oleh karena itu, dengan berat hati kami memutuskan untuk memberhentikan seluruh kegiatan operasional brand Menantea,” sambung mereka.

(ELG/NID/RAD)

Trending