Entertainment
Diterima Oxford dan Stanford, Influencer Mischka Aoki Punya IQ Top 0,1% Dunia
Influencer Mischka Keia Aoki diterima di University of Oxford dan Stanford University.
MPN Indonesia 17 April 2026 - Influencer Mischka Keia Aoki diterima di University of Oxford dan Stanford University.
Selain dua kampus tersebut, ia juga memperoleh penawaran dari empat universitas bergengsi di Inggris, yakni University College London (UCL), London School of Economics and Political Science (LSE), King’s College London, dan University of Warwick.
“Saya merasa sangat bersyukur dengan perjalanan ini dan setiap kesempatan yang datang. Untuk semua yang sudah mendukung saya selama ini, thank you,” kata Mischka, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @mischkadevon, Jumat (17/4).
“Saya akan menantikan apa yang akan terjadi ke depannya, dengan membawa nilai-nilai yang telah membentuk diri saya sekarang. Indonesia akan selalu menjadi bagian dari diri saya, ke mana pun saya melangkah,” sambungnya.
Pencapaian ini diraih Mischka setelah melalui proses seleksi akademik ketat, termasuk wawancara mendalam bersama tujuh profesor di Oxford.
Punya IQ Top 0,1% Dunia
Sebagai influencer di bidang pendidikan, pelajar kelahiran 2008 ini tercatat memiliki IQ di atas top 0,1 persen dunia dan menjadi anggota Mensa Indonesia serta Mensa Australia. Secara akademik, ia membukukan IPK 4,0.
Stanford University, yang menerimanya melalui jalur early admission dengan beasiswa, memiliki tingkat penerimaan sekitar 3,6 persen.
Dalam pemeringkatan Times Higher Education edisi 2026, University of Oxford berada di posisi pertama dunia dan Stanford di posisi kelima.
Sementara versi Quacquarelli Symonds edisi 2026 menempatkan Oxford di peringkat keempat dan Stanford di posisi ketiga.
Prestasi Lain Mischka
Di luar akademik, Mischka bersama adiknya, Devon Kei Enzo, menginisiasi program sosial “Sejuta Impian” sejak 2021.
Program tersebut berfokus pada edukasi, motivasi, serta pelatihan pengembangan diri seperti public speaking dan matematika bagi pelajar di berbagai daerah di Indonesia.
Pada 2024, ia memenangkan program Rise for The World, beasiswa dengan persaingan 13 ribu peserta dari 49 negara.
Program tersebut didirikan oleh mantan CEO Google Eric Schmidt bersama Wendy Schmidt dan yayasan Rhodes Trust.
Sementara itu, Devon Kei Enzo, pada usia 15 tahun diterima di University of Melbourne, Australia.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
