Connect with us

Berita

Pemotor Nekat Hadang Mobil Avanza hingga Terseret 50 Meter di Magelang, Diduga Maling Rental

Insiden di Magelang melibatkan pengendara motor yang diseret mobil Avanza terkait kasus penggelapan mobil rental.

Arthur

Published

on

Pemotor Nekat Hadang Mobil Avanza hingga Terseret 50 Meter di Magelang, Begini Kronologinya
Pemotor Nekat Hadang Mobil Avanza hingga Terseret 50 Meter di Magelang, Begini Kronologinya. Gambar : radarmagelang.jawapos.com

MPN Indonesia 5 November 2024 - Sebuah insiden terjadi di Desa Kujon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada Senin (4/11), melibatkan seorang pengendara motor yang nekat menghadang laju mobil Toyota Avanza hingga berujung pada aksi penyeretan sepanjang 50 meter.

Video kejadian ini menyebar luas di media sosial, memicu perhatian publik.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat dua pengendara motor, Nanik asal Klaten dan Agung dari Magelang Tengah, mencoba menghentikan mobil Toyota Avanza hitam berpelat AB 1680 QU menggunakan sepeda motor Honda Vario.

Dalam video yang beredar, terlihat salah satu dari mereka mendekati mobil dan memukul kap depan Avanza tersebut.

Bukannya berhenti, pengemudi Avanza justru mempercepat laju kendaraan dan menyeret motor Vario sejauh 50 meter sebelum akhirnya melepaskan motor dan meninggalkan lokasi.

Aksi ini memicu reaksi warga sekitar yang langsung mengejar mobil tersebut, bahkan meneriakkan kata “maling” untuk menarik perhatian.

Dugaan Penggelapan dalam Kasus Rental Mobil

Kapolsek Borobudur, AKP Marsodik, menyatakan insiden ini dipicu masalah terkait penggelapan rental mobil.

Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, mobil Avanza tersebut awalnya adalah milik Nanik yang dititipkan ke sebuah perusahaan rental mobil.

Namun, perusahaan tersebut belum menyelesaikan laporan keuangan terkait penyewaan mobil kepada Nanik.

Untuk mendapatkan kembali mobilnya, Nanik dan Agung berpura-pura menjadi calon penyewa di sekitar Borobudur, Magelang.

Ketika akhirnya menemukan mobil tersebut, mereka berusaha menghentikannya dan meminta penjelasan dari pengemudi rental berinisial S.

Namun, pengemudi S menolak berhenti, mempercepat mobil, dan menabrak motor Nanik dan Agung.

Langkah Kepolisian dan Penyelesaian Kekeluargaan

Polisi Borobudur segera mendatangi lokasi setelah insiden terjadi dan mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk warga yang menyaksikan penyeretan tersebut.

Baca Juga:  Sempat Buron, Bos Investree Adrian Gunadi Kini Ditangkap!

Meski aksi ini melibatkan kekerasan dan potensi pelanggaran hukum, pihak Nanik tidak berencana membawa kasus kriminal ini ke ranah hukum.

AKP Marsodik menyebutkan bahwa pihak yang terlibat memilih penyelesaian secara kekeluargaan tanpa laporan resmi ke polisi.

“Kami sudah meminta keterangan dari saksi di lokasi, tetapi kejadian ini tidak akan dilaporkan ke kepolisian dan akan diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkap AKP Marsodik.

Kesaksian Warga dan Dampak Insiden

Salah satu warga, Zuliyanto, yang sedang menjalankan salat Dzuhur di Masjid Al-Muttaqien, mengaku mendengar suara gesekan keras dari arah luar.

Setelah selesai salat, ia keluar dan melihat bekas gesekan di aspal yang diduga berasal dari motor Vario yang terseret.

“Suaranya terdengar sampai ke dalam masjid. Selesai salat, saya keluar dan langsung melihat bekas gesekan di jalan,” ujar Zuliyanto.

Saat itu, ia hanya mendapati motor Honda Vario di lokasi, sementara mobil Avanza sudah meninggalkan tempat kejadian. Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Kasus ini menggambarkan potensi konflik dalam bisnis rental mobil yang dapat berujung pada tindakan berbahaya di jalan.

Nanik merasa dirugikan akibat belum ada laporan keuangan dari pihak rental terkait mobil miliknya.

Aksi menghadang mobil Avanza tersebut merupakan upaya Nanik untuk mendapatkan kembali mobilnya.

Trending