Connect with us

Kriminal

Paman di Semarang Tega Bakar Keponakan karena Tak Mau Mandi

Kasus penganiayaan di Semarang, seorang gadis SMP dibakar pamannya karena menolak mandi. Polisi masih memburu pelaku.

Logompn

Published

on

Paman di Semarang Tega Bakar Keponakan karena Tak Mau Mandi
Paman di Semarang Tega Bakar Keponakan karena Tak Mau Mandi. Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Tengah, MPN Indonesia 23 April 2026 - Seorang anak perempuan berinisial T (15) diduga menjadi korban penganiayaan dengan cara dibakar oleh pamannya sendiri berinisial S (32) di depan rumahnya di Tambakmulyo, Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4).

Peristiwa ini terjadi setelah korban menolak perintah pelaku untuk mandi.

Polisi dari Polsek Semarang Utara menerima laporan warga pada Senin (20/4) dan hingga kini masih memburu terduga pelaku.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, menjelaskan bahwa kasus kriminal tersebut bermula saat korban duduk di depan rumah.

Pelaku yang merupakan paman korban menyuruh T untuk mandi, namun permintaan itu tidak dituruti.

“Korban duduk di depan rumah. Kemudian oleh pamannya disuruh mandi, tapi korban tidak mau,” ungkap Heri dalam keterangannya.

Setelah penolakan tersebut, pelaku diduga masuk ke dalam rumah untuk mengambil botol berisi bensin.

Ia kemudian kembali menghampiri korban dan melakukan penganiayaan dengan cara membakar korban di lokasi kejadian.

Proses Penyelidikan

Peristiwa penganiayaan yang terjadi di wilayah Semarang, Jawa Tengah, itu pertama kali dilaporkan oleh warga kepada pihak kepolisian. Laporan diterima dua hari setelah kejadian berlangsung.

Menurut Kompol Heri Sumiarso, laporan awal berasal dari masyarakat, sementara pihak kepolisian juga meminta keluarga korban untuk membuat laporan resmi karena korban masih di bawah umur.

“Ada laporan dari masyarakat, kita tidak lanjutin. Kemudian, karena ini kan (korban) di bawah umur, kami minta untuk ibunya atau pihak korban itu untuk bikin laporan,” katanya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap keberadaan pelaku dan mendalami peristiwa tersebut.

“Nah, ini lagi masih proses lidik untuk mencari keberadaan pelaku karena pelaku sampai sekarang belum diketemukan,” kata Heri terkait upaya pengejaran terhadap S yang hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga:  ICW Apresiasi Jaksa Penuntut Kasus Zarof Ricar: Tuntutan 20 Tahun Penjara Memenuhi Rasa Keadilan

Penanganan Korban oleh Pemkot Semarang

Pemerintah Kota Semarang melakukan pendampingan terhadap korban penganiayaan tersebut.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memerintahkan Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, bersama jajaran kelurahan untuk melakukan pendampingan serta berkoordinasi dengan dinas terkait, antara lain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Sosial, dan Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T Wongsonegoro (RSWN).

Korban yang merupakan siswi kelas 2 SMP mengalami luka bakar sekitar 30 persen, meliputi area lengan kanan hingga bagian punggung.

Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di rumah dan juga dibawa ke rumah sakit swasta, namun dipulangkan oleh orang tuanya karena kendala biaya.

Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, menjelaskan langkah yang diambil pemerintah kota dalam menangani kasus ini.

“Instruksi dari Ibu Wali Kota, kita lakukan atensi, intervensi terhadap korban. Yang pertama kita lakukan adalah berkoordinasi dengan DP3A terkait dengan pelindungan perempuan dan anak, karena ini korbannya adalah di bawah umur, SMP kelas 2,” ujar Siwi dalam keterangannya pada Rabu (22/4).

Ia juga menjelaskan alasan pemindahan korban ke RSWN untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Karena tidak bisa di-cover oleh BPJS, karena kemarin kan dibawa ke rumah sakit swasta. Nah, setelah itu dengan adanya kita memberikan bantuan bersama DP3A, pendampingan DP3A, ini kita kirim ke RSWN untuk dilakukan pemeriksaan pengobatan secara intensif,” jelasnya.

“Luka sekitar 30 persen. Makanya kita evakuasi karena takutnya (luka) rentan sama bakteri, sama virus,” tutup Siwi.

Selain bantuan medis, Dinas Sosial Kota Semarang juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa sembako kepada keluarga korban untuk membantu selama masa pemulihan.

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSWN, sementara polisi terus melakukan pengejaran terhadap paman korban yang diduga melakukan penganiayaan tersebut di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Viral! Oknum DPRD Sumut Cekik Pramugari hingga Dikeluarkan dari Pesawat

(AKM/NID/RAD)

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon
Viral1 minute ago

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film13 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita24 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga39 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita58 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita2 hours ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

Trending