Connect with us

Olahraga

PSSI Tegaskan Tak Ada Bayaran untuk Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia

Yunus Nusi menegaskan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia tak menerima bayaran.

Arthur

Published

on

PSSI Tegaskan Tak Ada Bayaran untuk Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia
PSSI Tegaskan Tak Ada Bayaran untuk Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia. Gambar : Instagram/@erickthohir

MPN Indonesia 6 November 2024 - PSSI menegaskan bahwa tidak ada bayaran yang diberikan kepada pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, saat merespons pertanyaan dari anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, pada rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Senin (4/11).

Pertanyaan Bonnie merujuk pada status pemain keturunan yang telah dinaturalisasi, seperti Kevin Diks, Noa Leatemu, dan Estella Loupatty, dengan mengangkat istilah “sewa” atau “hire”.

Menanggapi hal ini, Yunus Nusi meluruskan bahwa pemain naturalisasi tersebut berpartisipasi bukan karena imbalan finansial.

Klarifikasi PSSI Mengenai Istilah “Sewa”

Dalam rapat tersebut, Bonnie mempertanyakan apakah pemain keturunan yang dinaturalisasi memang “disewa” atau “di-hire” untuk posisi tertentu di Timnas Indonesia.

Ia juga mempertanyakan apakah tidak ada pemain lokal yang dapat mengisi posisi tersebut.

“Mereka ini disewa atau di-hire untuk posisi tertentu karena spesifikasi mereka. Apakah sebelum mereka diminta main, ada pertimbangan pemain kita yang bisa isi posisi tersebut?” tanya Bonnie.

Yunus Nusi segera merespons, menegaskan bahwa PSSI tidak memberikan bayaran atau kompensasi finansial kepada pemain naturalisasi.

Ia menyatakan bahwa motivasi utama para pemain ini adalah panggilan jiwa dan dukungan keluarga yang memiliki ikatan dengan Indonesia.

“Kami tidak ada sewa atau bayar pemain naturalisasi. Mereka berjuang demi panggilan jiwa, serta dukungan dari nenek buyutnya atau orang tua mereka,” kata Yunus, menegaskan bahwa keputusan pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia didasari oleh komitmen pribadi mereka untuk membela sepak bola nasional.

Baca Juga:  Radja Nainggolan Menyesal Tak Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya

Komitmen Pemain Naturalisasi untuk Tetap Menjadi WNI

Yunus Nusi juga menyampaikan bahwa para pemain yang telah dinaturalisasi diyakini akan tetap menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) meskipun kelak mereka mungkin tidak lagi dipanggil untuk memperkuat Timnas.

Ia mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan yang telah ditunjukkan oleh para pemain ini.

“Itu membuktikan bahwa mereka benar-benar berjuang untuk sepak bola Indonesia. Jika mereka nanti tidak lagi membela timnas, insyaallah mereka tetap akan menjadi WNI,” tegas Yunus.

Penegasan ini menunjukkan komitmen PSSI untuk memanfaatkan pemain keturunan tanpa melibatkan kontrak finansial.

PSSI memastikan bahwa naturalisasi ini adalah langkah jangka panjang sebagai bagian dari integrasi mereka sebagai WNI.

Proses Naturalisasi Kevin Diks

Salah satu pemain keturunan yang sedang menjalani proses naturalisasi adalah Kevin Diks, bek klub FC Copenhagen.

Menpora Dito Ariotedjo mengungkapkan bahwa Kevin Diks dijadwalkan mengucapkan sumpah kewarganegaraan pada 7 November 2024, yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI di Denmark.

“Rencananya, sumpah Kevin Diks akan diambil oleh Kementerian Hukum RI di Denmark,” ujar Dito.

Ia menambahkan bahwa proses ini akan dilanjutkan setelah mendapat persetujuan dari DPR.

“Kita menunggu proses di DPR selesai, lalu akan dilanjutkan ke pelantikannya,” kata Dito.

Komitmen PSSI dalam Naturalisasi Pemain untuk Prestasi Sepak Bola Indonesia

PSSI dan Menpora menegaskan bahwa proses naturalisasi pemain dilakukan dengan pendekatan selektif, sesuai aturan, tanpa melibatkan kontrak atau pembayaran khusus.

Naturalisasi pemain keturunan yang memiliki kompetensi khusus ini merupakan bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia, sembari memastikan komitmen jangka panjang mereka sebagai WNI.

Trending