Connect with us

Berita

Ibu dan Anak Terseret Arus di Pantai Sundak, 12 Tim Penyelamat Diterjunkan

Dua wisatawan di Pantai Sundak Gunungkidul terseret rip current saat bermain air. Korban berhasi diselamatkan Tim SAR dan dibawa ke rumah sakit.

Logompn

Published

on

Ibu dan Anak Terseret Arus di Pantai Sundak, 12 Tim Penyelamat Diterjunkan
Ibu dan Anak Terseret Arus di Pantai Sundak, 12 Tim Penyelamat Diterjunkan. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 April 2026 - Dua wisatawan asal Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terseret arus balik atau rip current saat bermain air di Pantai Sundak, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul, Minggu (26/4) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban kejadian tersebut merupakan seorang ibu bernama Siti Adesawiyah (48) dan anaknya (AKW) yang berusia 8 tahun.

Keduanya berhasil diselamatkan oleh Tim SAR dan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron setelah terseret hingga ke jalur arus balik.

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron, Marjono, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, petugas telah memberikan peringatan terkait peningkatan gelombang laut di kawasan pantai.

“Tim SAR Sundak sudah berulang kali mengimbau ibu dan anak itu untuk tidak main air di pantai karena ada kenaikan gelombang,” katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (26/4).

Namun, keduanya tetap bermain air dan diduga berenang terlalu ke tengah hingga masuk ke area berbahaya.

“Keduanya lalu tenggelam terbawa arus ke tengah laut karena berada di jalur rip current,” ujarnya.

Petugas yang berjaga di pantai segera melakukan pertolongan dengan berenang ke arah korban serta mengerahkan perahu untuk proses evakuasi.

Proses Evakuasi dan Penanganan Korban

Tim SAR yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelamatan.

Selain berenang menuju lokasi korban, satu unit kapal diterjunkan untuk membantu evakuasi di perairan Pantai Sundak.

Setelah berhasil dijangkau, kedua korban dievakuasi dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

“Kedua korban berhasil dievakuasi ke kapal dan didaratkan di Pantai Ngandong,” kata Marjono.

Setelah tiba di darat, kondisi kedua korban dilaporkan mengalami syok dan kurang stabil.

Baca Juga:  Demi Konten, Remaja Bangladesh Tersambar Kereta saat Bikin Video TikTok

Marjono menjelaskan bahwa keduanya diduga terlalu banyak menelan air laut saat terseret arus.

“Kondisi kedua korban kurang stabil, diduga terlalu banyak minum air laut lalu dibawa ke rumah sakit,” katanya.

“Langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata dia.

Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, menyampaikan bahwa dalam operasi penyelamatan tersebut sebanyak 12 personel Satlinmas diterjunkan.

Seluruh personel terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban di kawasan Pantai Sundak, Gunungkidul, Yogyakarta.

Imbauan Keselamatan di Kawasan Pantai

Peristiwa kecelakaan di area publik ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya kepatuhan terhadap imbauan keselamatan di kawasan pantai.

Sejak pagi sebelum kejadian, petugas telah mengingatkan pengunjung untuk tidak berenang terlalu ke tengah karena gelombang laut mengalami peningkatan.

Marjono menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi tidak lama setelah imbauan disampaikan kepada korban.

Pihak Satlinmas kembali mengingatkan seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sundak dan wilayah pesisir Gunungkidul, Yogyakarta agar memperhatikan peringatan petugas demi keselamatan.

Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, juga menyampaikan pesan serupa kepada para pengunjung.

“Patuhi imbauan petugas di lapangan,” ujar Surisdiyanto.

Dengan kondisi gelombang yang mengalami peningkatan, petugas terus bersiaga dan melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan untuk mencegah kejadian serupa.

(AKM/NID/RAD)

Trending