Connect with us

Viral

Kerbau yang Dijuluki “Donald Trump” di Bangladesh Batal Disembelih saat Iduladha

Kerbau albino “Donald Trump” di Bangladesh yang viral di media sosial batal disembelih saat Iduladha 2026 dan dipindahkan ke kebun binatang.

Logompn

Published

on

Kerbau yang Dijuluki Donald Trump di Bangladesh Batal Disembelih saat Iduladha
Kerbau yang Dijuluki Donald Trump di Bangladesh Batal Disembelih saat Iduladha. Gambar: Reuters/Mohammad Ponir Hossain

MPN Indonesia 29 Mei 2026 - Seekor kerbau albino langka seberat hampir 700 kilogram di Bangladesh yang dijuluki “Donald Trump” batal disembelih saat Iduladha.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed memerintahkan agar kerbau tersebut diselamatkan dan uang pembeli dikembalikan.

“Pada saat-saat terakhir, keputusan diambil untuk menyelamatkan kerbau itu dari kurban karena alasan keamanan dan tingkat ketertarikan publik yang tidak biasa,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui Reuters pada Jumat (29/5)

Kerbau Albino Disebut sebagai Hewan Langka

Kerbau albino tersebut dipelihara di sebuah peternakan di distrik Narayanganj, dekat ibu kota Dhaka.

Menurut laporan, dinas peternakan meminta aparat kepolisian untuk mengambil kerbau itu dari pemiliknya karena dinilai sebagai hewan langka dan masih berusia muda.

“Dinas peternakan meminta kami mengambil kerbau itu dari pemiliknya karena ini adalah hewan langka,” ujar Kepala Kepolisian Keraniganj, Mohammad Ruhul Quddus kepada AFP.

“Mereka mengatakan kerbau albino itu masih sangat muda dan bisa dipelihara selama beberapa tahun lagi,” tambahnya.

Setelah diamankan, kerbau tersebut dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh di Dhaka.

“Kami telah menyiapkan kandang untuk kerbau albino itu dan menugaskan seorang perawat,” ujar Kurator kebun binatang, Atiqur Rahman.

Ia juga memastikan kerbau tersebut akan dikarantina selama dua minggu.

Alasan Dijuluki sebagai Kerbau “Donald Trump”

Julukan “Donald Trump” diberikan karena kerbau albino itu memiliki rambut pirang panjang yang menjuntai di bagian depan kepalanya dan dianggap mirip dengan gaya rambut Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pemilik peternakan, Ziauddin Mridha, menjelaskan asal-usul nama tersebut.

Baca Juga:  Viral! Pipa Setinggi 13 Meter Muncul dari Tanah di Osaka Jepang, Gegerkan Warga

“Adik laki-laki saya menamai kerbau itu Donald Trump karena rambut di bagian depan kepalanya mirip dengan Donald Trump,” ungkapnya.

Kerbau albino tersebut menjadi perhatian luas di Bangladesh setelah foto dan videonya viral di media sosial menjelang Iduladha 2026.

Puluhan orang dari berbagai wilayah datang setiap hari ke peternakan untuk melihat langsung hewan kurban itu, berpose untuk swafoto, serta merekam video.

Perawatan dan Karakteristik Hewan Kurban

Menurut pemiliknya, kerbau tersebut memiliki sifat jinak meskipun penampilannya mencolok.

“Meskipun penampilannya mencolok, hewan ini sangat tenang. Ini adalah kerbau albino, dan hewan jenis ini umumnya jinak dan tidak menjadi agresif kecuali diprovokasi,” kata Mridha.

Ia juga menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut membutuhkan perawatan khusus, termasuk pemberian makan dan mandi secara rutin.

Dalam keterangan terpisah disebutkan bahwa kerbau itu dimandikan empat kali sehari dan diberi makan empat kali sehari untuk menjaga kondisinya tetap sehat menjelang Iduladha.

Kerbau albino tergolong langka di Bangladesh, yang sebagian besar ternaknya berwarna gelap.

Tubuh berwarna krem, hidung kemerahan, serta bulu pirang panjang membuatnya menonjol di antara jutaan hewan kurban lain yang dipersiapkan setiap Iduladha.

(AKM/NID/RAD)

Trending