Olahraga
PSG Bungkam Arsenal, Juara Liga Champions 2 Kali Berturut-turut
PSG kembali menjadi juara Liga Champions. Arsenal harus puas menjadi runner-up setelah kalah adu penalti.
MPN Indonesia 1 Juni 2026 - Paris Saint-Germain (PSG) memastikan diri sebagai juara Liga Champions usai mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam WIB.
Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum PSG menang 4-3 dalam adu penalti atas Arsenal.
Hasil ini membuat PSG mempertahankan gelar Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut.
Jalannya Pertandingan dan Adu Penalti
Arsenal membuka keunggulan pada menit kelima melalui Kai Havertz.
Gol bermula dari sapuan Marquinhos yang mengenai Martin Odegaard sebelum bola jatuh ke jalur Havertz, yang kemudian menyelesaikan peluang dari sudut sempit melewati Matvey Safonov.
PSG menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele setelah pelanggaran Cristhian Mosquera terhadap Khvicha Kvaratskhelia.
Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit dan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Arsenal sempat mengajukan klaim penalti saat Noni Madueke terjatuh dalam duel dengan Nuno Mendes, namun tidak dikabulkan.
Dalam adu penalti, Eberechi Eze gagal mencetak gol, tetapi David Raya melakukan penyelamatan atas tendangan Nuno Mendes.
Penentuan terjadi saat Gabriel maju sebagai penendang kelima Arsenal dan tendangannya melambung tinggi, memastikan kemenangan PSG 4-3.
Pernyataan Pelatih dan Pemain
Seusai laga, Declan Rice menilai kekalahan di final Liga Champions terasa sangat menyakitkan, namun ia meminta tim tetap melihat pencapaian sepanjang musim secara lebih luas.
“Sangat menyakitkan kalah di final Liga Champions melalui adu penalti. Kami mencoba untuk melihat dari perspektif yang lebih luas tentang sejauh mana kami telah melangkah sebagai sebuah tim,” ujar gelandang Arsenal tersebut kepada TNT Sports, dikutip MPN Indonesia pada Senin (1/6).
“Musim yang luar biasa. Pertandingan ke-63 kami di semua kompetisi. Kami telah memberikan segalanya,” lanjutnya.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga menyatakan responsnya terkait pertandingan tersebut.
“Sangat sulit untuk menerimanya. Anda begitu konsisten dalam kompetisi hingga final dan pada akhirnya Anda kalah dalam adu penalti. Ini sangat sulit,” ujarnya
“Kita perlu mengakui musim yang telah kita lalui. Tidak ada yang akan menghilangkan rasa sakit itu dari kita.”
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, juga mengungkapkan kekecewaannya.
“Semua orang sangat kecewa. Ketika Anda sudah sangat dekat dengan kemenangan, ini sangat sulit untuk diterima,” ujar Martin,
“Saya merasa kami mengendalikan permainan setelah mencetak gol pertama. Mereka banyak menguasai bola tetapi tidak menciptakan terlalu banyak peluang. Pada akhirnya, adu penalti adalah cara yang menyakitkan untuk kalah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pelatih PSG, Luis Enrique menyatakan rasa bangganya.
“Sebagai sebuah klub dan kota, kemenangan ini sungguh luar biasa, dan saya rasa kami pantas mendapatkannya sepanjang musim. Pertandingan final benar-benar pertarungan sengit,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui Sky Sports.
“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Kami memiliki banyak kepribadian dan kami menunjukkan bahwa kami siap untuk segalanya. Semua orang saling percaya,” kata striker PSG, Goncalo Ramos.
Catatan Sejarah dan Perjalanan PSG
Keberhasilan PSG mempertahankan gelar Liga Champions menempatkan klub asal Prancis tersebut dalam catatan sejarah sepak bola Eropa.
Sebelum mencapai final pertama pada musim 2019/2020, PSG belum pernah tampil di partai puncak kompetisi ini.
Mereka kemudian menjuarai final kedua pada musim 2024/2025 dan kembali mengangkat trofi pada musim 2025/2026.
Real Madrid sebelumnya menjadi tim terakhir yang mampu mempertahankan gelar di era Liga Champions pada 2016-2018, serta mencatat lima gelar beruntun pada 1956-1960 di era Piala Champions.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
