Connect with us

Politik

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

Presiden Prabowo Subianto buka suara usai Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN ditetapkan sebagai tersangka korupsi MBG.

Logompn

Published

on

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 4 Juni 2026 - Presiden Prabowo Subianto buka suara usai mencopot mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung pada Selasa (2/6).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat Rapat Konsolidasi Program (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” tegas Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (4/6).

Ia juga menyampaikan bahwa negara tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap siapa pun yang menyalahgunakan amanah rakyat.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengaku sedih atas keputusan mencopot Dadan Hindayana dan dua wakilnya dari BGN.

“Hari ini, saat ini sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya, sebenarnya yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” ujar Prabowo.

Prabowo Ungkap Keputusan Tersebut Berat Baginya

Prabowo mengaku telah menerima laporan indikasi penyelewengan dari pimpinan BGN dalam beberapa waktu terakhir.

Untuk memastikan laporan tersebut, ia memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Jadi saya waktu dapat laporan itu, saya panggil Kepala BPKP dan juga Kepala PPATK dan pejabat lain, tolong saya dapat laporan tentang BGN ini,” kata Prabowo.

Dalam mengambil keputusan tersebut, Prabowo Subianto mengaku teringat pesan almarhum ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo.

“Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung, atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” ujar Prabowo mengenang pesan sang ayah.

Baca Juga:  Prabowo dan MBS Tandatangani Kesepakatan Dewan Koordinasi Tertinggi RI–Arab Saudi

“Saya katakan berat bagi saya [mencopot Dadan dkk], waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat, ini orang saya kasih bintang [kehormatan], saya kasih pangkat,” kata Prabowo.

Prabowo: Pemimpin Baik, Organisasi Baik

Selain itu, Prabowo Subianto menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan menentukan keberhasilan organisasi.

“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,” kata Prabowo di hadapan ribuan peserta SPPI, pengelola dapur MBG, dan mitra program.

Ia meminta seluruh kepala dapur dan SPPI untuk memperkuat pengawasan di lapangan dan tidak terlibat dalam praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

“Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir,” ujar Prabowo.

(AKM/NID/RAD)

Trending