Otomotif
BYD Bikin Robot Humanoid, bakal Tersedia di Dealer!
BYD mengonfirmasi pengembangan robot humanoid berbasis AI dan berpotensi menjualnya melalui jaringan dealer mobil listrik.
MPN Indonesia 8 Juni 2026 - BYD telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah mengembangkan robot humanoid, sekaligus mempertimbangkan potensi penjualan produk ini melalui jaringan dealer mobil listrik yang sudah ada.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, sebagaimana dilaporkan oleh CarNewsChina, dikutip MPN Indonesia pada Senin (8/6).
Menurut Li Ke, keahlian BYD dalam teknologi AI otomotif dapat diterapkan pada pengembangan robotika karena kedua sektor tersebut sama-sama mengandalkan sistem persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi perangkat lunak, serta rekayasa perangkat keras.
Dengan pengalaman dalam produksi massal, manajemen rantai pasok, dan standar keselamatan tinggi, BYD memandang hal tersebut sebagai keunggulan kompetitif utama dalam memasuki industri robotika.
Strategi Open-Platform
Selain pengembangan internal, BYD juga mempertimbangkan strategi platform terbuka.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan bekerja sama dengan pihak eksternal untuk mengintegrasikan inovasi dan teknologi tambahan, serupa dengan model kolaborasi yang sudah diterapkan di industri otomotif.
Jaringan dealer mobil listrik yang sudah ada dianggap berpotensi menjadi saluran distribusi utama bagi robot humanoid jika produk ini dipasarkan untuk kebutuhan konsumen rumah tangga.
Strategi ini berbeda dari perusahaan robotika lainnya yang umumnya mengandalkan penjualan langsung atau kanal distribusi khusus.
Persaingan Industri Robotika di Tiongkok
Langkah BYD mengikuti tren di Tiongkok, di mana sejumlah produsen otomotif mulai masuk ke pasar robot humanoid.
Beberapa perusahaan seperti Chery dan Xpeng sudah lebih dulu mengembangkan atau menjual robot humanoid, dengan teknologi AI terintegrasi dan sistem penggerak otonom, termasuk rencana robotaxi level 4.
Kehadiran BYD di sektor robot humanoid menunjukkan semakin tipisnya batas antara industri otomotif dan robotika di Tiongkok.
Meskipun rincian spesifikasi teknis, jadwal peluncuran, nilai investasi, dan target produksi robot humanoid belum diungkap, BYD tetap fokus mengembangkan produk ini dengan memanfaatkan pengalaman mereka di mobil listrik untuk mempercepat inovasi di dunia robotika.
Dengan strategi ini, BYD berpotensi memperluas bisnisnya dari kendaraan energi baru ke ekosistem teknologi yang lebih luas, sekaligus menyiapkan robot humanoid sebagai bagian dari kehidupan konsumen di masa depan melalui jaringan dealer yang sudah ada.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
