Connect with us

Internasional

Sempat Ditunda, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan Dilaksanakan Awal Juli 2026

Prosesi pemakaman Ali Khamenei akan digelar bertahap di Teheran, Qom, dan Mashhad pada awal Juli setelah sempat tertunda akibat situasi perang.

Logompn

Published

on

Sempat Ditunda, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan Dilaksanakan Awal Juli
Sempat Ditunda, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan Dilaksanakan Awal Juli 2026. Gambar: AP News

MPN Indonesia 15 Juni 2026 - Iran menetapkan jadwal terbaru pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang sempat tertunda akibat situasi perang.

Pemakaman rencananya akan digelar pada 9 Juli 2026 mendatang di Kota Mashhad, Iran.

Melalui laporan televisi pemerintah pada Sabtu (13/6), pemerintah Iran juga menjelaskan rangkaian prosesi nasional akan dimulai sejak 4 Juli 2026 di Teheran, dilanjutkan ke Qom, sebelum akhirnya jenazah dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad

Sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada 28 Februari 2026 akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kediamannya di Teheran.

Wali Kota Teheran Alireza Zakani menjelaskan alasan penundaan tersebut melalui pernyataan resmi.

“[Ini] untuk memberi kesempatan kepada umat Islam menyelesaikan masa berkabung tahunan mereka atas wafatnya Imam Hussein, pemimpin Syiah awal yang dihormati yang gugur dalam pertempuran Karbala pada 680 M,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui Fars News Agency pada Senin (15/6).

Berdasarkan penjadwalan terbaru, prosesi pemakaman kenegaraan akan berlangsung secara bertahap dengan perkiraan kehadiran mencapai 20 juta orang.

Rangkaian Prosesi dan Penyesuaian Jadwal

Rencana pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran mengalami perubahan sejak awal pengumuman.

Awalnya, upacara kenegaraan dijadwalkan berlangsung pada 4 Maret 2026, tidak lama setelah kematiannya pada 28 Februari.

Namun, konflik bersenjata yang terjadi membuat pelaksanaan tersebut ditunda tanpa kepastian waktu.

Pemerintah Iran kemudian merencanakan ulang pemakaman pada awal Muharram, yang merupakan bulan pertama dalam kalender Islam.

Akan tetapi, rencana ini kembali berubah karena bertepatan dengan periode berkabung penting bagi umat Syiah, khususnya hingga Hari Asyura.

Hari ke-10 Muharram tersebut menjadi momen peringatan wafatnya Imam Hussein bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, yang gugur dalam peristiwa Karbala pada tahun 680 M.

Baca Juga:  Donald Trump Wanti-Wanti Oman soal Selat Hormuz: Berperilaku seperti Negara Lain atau Saya Ledakkan!

Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, otoritas Iran memutuskan untuk menggeser pelaksanaan pemakaman ke periode setelah 10 hari pertama Muharram.

(ADN/NID/RAD)

Trending