Connect with us

Olahraga

Tetap Salat Jumat meski Cuaca Buruk, Pelatih Senegal: Anda Takut Angin, Kami Takut kepada Tuhan

Pelatih Timnas Senegal, Pape Thiaw, bersama para pemain dan stafnya tetap melaksanakan salat Jumat di tengah peringatan cuaca buruk.

Logompn

Published

on

Senegal
Tetap Salat Jumat meski Cuaca Buruk, Pelatih Senegal: Anda Takut Angin, Kami Takut kepada Tuhan. Gambar: Instagram/@papthiaw

MPN Indonesia 19 Juni 2026 - Pelatih Timnas Senegal, Pape Thiaw, bersama para pemain dan stafnya tetap melaksanakan salat Jumat di tengah peringatan cuaca buruk.

Pape Thiaw dan timnya diketahui melaksanakan salat di Islamic Center New Jersey pada Jumat (12/6).

Keputusan ini diambil ketika otoritas keamanan dan FIFA meminta seluruh peserta Piala Dunia untuk tetap berada di hotel demi keselamatan.

“Badai hebat melanda wilayah Tri-State (New York, New Jersey, dan Connecticut). Angin kencang mencabut pohon-pohon besar di beberapa blok perumahan di New Jersey. Di Hackensack, dilaporkan ada pohon tumbang di beberapa blok,” tulis media ABC7 New York.

Keputusan Thiaw Dipertanyakan

Keputusan Thiaw untuk tetap keluar dari hotel bersama timnya sontak menimbulkan tanya dari beberapa pihak, salah satunya jurnalis Amerika Serikat.

Saat konferensi pers sebelum pertandingan, seorang jurnalis mempertanyakan keputusan Thiaw tersebut.

“Hari itu ada angin yang sangat kencang di New Jersey dan petugas keamanan sudah meminta semua tim untuk tidak keluar demi keselamatan. Mengapa anda tetap keluar hanya untuk salat?” tanya jurnalis itu.

Thiaw: Apa Ada Hal yang Lebih Penting dari Salat?

Mendengar pertanyaan itu, Thiaw memberikan jawaban tegas namun tetap tenang.

“Apakah ada hal yang lebih penting daripada salat? Saya rasa itu bukan urusan anda,” saut Thiaw.

Ia pun menegaskan bahwa dirinya dan tim lebih peduli kepada Tuhan yang menciptakan cuaca dibanding dengan cuaca itu sendiri.

“Anda takut angin, tetapi kami takut kepada Tuhan yang menciptakan angin,” sambungnya.

Baca Juga:  Al-Nassr vs Al-Ahli Saudi 2-0: CR7 Sumbang Gol di Babak Kedua

Thiaw: Kami Tidak Boleh Lupa Menyembah Tuhan

Thiaw juga menegaskan bahwa kehadiran timnya di Piala Dunia hanya untuk pertandingan sepak bola, sementara kewajiban ibadah tetap menjadi prioritas utama.

“Kami datang ke sini untuk bertanding sepak bola, tapi kami tidak boleh lupa untuk menyembah Tuhan,” ujar dia.

“Bahkan jika seandainya hari ini kami bermain di final, kami tetap akan pergi salat Jumat meski kami harus kalah dari kejuaraan,” imbuhnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending