Connect with us

Olahraga

Siapa Pesepak Bola Terkaya di Dunia? Ternyata Bukan Messi atau CR7!

Faiq Bolkiah disebut sebagai pesepak bola terkaya di dunia dengan kekayaan diperkirakan mencapai Rp370 triliun, melampaui Messi dan Ronaldo.

Logompn

Published

on

Siapa Pesepak Bola Terkaya di Dunia Ternyata Bukan Messi atau CR7!
Siapa Pesepak Bola Terkaya di Dunia Ternyata Bukan Messi atau CR7! Gambar: Instagram/@fjefrib

MPN Indonesia 24 Juni 2026 - Faiq Bolkiah, pemain sepak bola berusia 28 tahun, disebut sebagai pesepak bola terkaya di dunia, melampaui kekayaan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Kekayaan Bolkiah tidak berasal semata dari karier sepak bola, melainkan dari latar belakang keluarganya sebagai bagian dari keluarga kerajaan Brunei.

Dalam dunia sepak bola, Cristiano Ronaldo diketahui memperoleh penghasilan sebesar £3,42 juta (sekitar Rp80,9 miliar) per minggu dari kontraknya bersama Al-Nassr di Liga Pro Saudi, sementara Lionel Messi menerima sekitar £20,2 juta (sekitar Rp478,2 miliar) per tahun dari Inter Miami.

Namun, kekayaan keduanya masih berada jauh di bawah Faiq Bolkiah yang diperkirakan memiliki total kekayaan mencapai £15,7 miliar atau sekitar Rp370 Triliun.

Latar Belakang Kekayaan Faiq Bolkiah

Faiq Bolkiah lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, namun memiliki garis keturunan Brunei.

Faiq Bolkiah merupakan putra Jefri Bolkiah dan keponakan Sultan Brunei, yang keluarganya diperkirakan memiliki kekayaan hingga £200 miliar.

Meskipun Messi dan Ronaldo dikenal sebagai pemain dengan bayaran tertinggi melalui gaji dan sponsor, posisi mereka tidak sebanding dengan Faiq Bolkiah yang memiliki latar belakang keluarga kerajaan.

Kekayaannya yang besar berasal dari hubungan keluarga kerajaan, yang membuatnya berpotensi mewarisi sebagian aset keluarga tersebut.

Perjalanan Karier Sepak Bola

Meski memiliki kekayaan besar, perjalanan karier sepak bola Faiq Bolkiah tidak berjalan sebanding dengan status finansialnya.

Ia pernah menimba ilmu di akademi Southampton sebelum direkrut oleh Chelsea pada usia muda.

Dalam sebuah pernyataan kepada Mainstand, ia mengungkapkan pengalamannya saat menghadapi tim muda Chelsea.

Baca Juga:  Indonesia jadi Negara Asia Pertama yang Terapkan VAR di Liga 2

“Saat itu, kelompok usia Chelsea (U-16) sangat, sangat kuat. Mereka memenangkan segalanya. Itu adalah kelompok usia yang memiliki Tammy Abraham, Fikayo Tomori, dan banyak pemain top lainnya,” kata Bolkiah, dikutip MPN Indonesia melalui Mirror.co.uk pada Rabu (24/6).

Setelah bergabung dengan Chelsea, Faiq Bolkiah tidak berhasil menembus tim utama dan kemudian pindah ke Leicester City pada Desember 2015.

Ia menggambarkan masa di Leicester sebagai pengalaman yang luar biasa, namun tetap tidak mendapatkan kesempatan bermain di tim utama hingga akhirnya pindah pada 2020.

Pengalaman di Eropa dan Asia

Setelah meninggalkan Inggris, Faiq Bolkiah melanjutkan karier ke klub Portugal, Maritimo.

Namun, keputusan tersebut diakuinya sebagai langkah yang tidak sesuai harapan.

“Maritimo berkata kepada saya, ‘Kamu akan datang ke sini, kamu akan bermain,’ jadi saya berkata, ‘Saya hanya ingin berada di sini selama setahun. Yang terpenting bagi saya adalah saya ingin bermain.’ Jelas, itu tidak terjadi. Saya menyesal pindah ke sana,” ujarnya.

Saat ini, Faiq Bolkiah bermain untuk Ratchaburi FC di Liga 1 Thailand. Pada musim 2025/26, ia hanya tampil dua kali dari total 30 pertandingan yang tersedia.

Kondisi tersebut menunjukkan keterbatasan perannya di dalam tim, meskipun ia tetap melanjutkan karier di kawasan Asia.

Dalam pernyataannya, ia menjelaskan alasan memilih bermain di Asia.

“Saya tidak pernah berpikir akan datang ke Asia. Saya duduk bersama agen, penasihat, dan anggota keluarga saya, dan saya hanya mengatakan kepada mereka, ‘Saya tidak bisa mengambil risiko pergi ke klub lain, mereka mengontrak saya karena alasan di luar sepak bola, dan tidak bermain, membuang waktu satu atau dua tahun lagi’,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam Piala AFF Malam Ini

Perbandingan dengan Pemain Top Dunia

Dalam konteks sepak bola global, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tetap menjadi dua pemain dengan penghasilan tertinggi dari sisi profesional.

Berdasarkan data Forbes, Cristiano Ronaldo memiliki kekayaan sekitar £908,6 juta atau sekiatar Rp21,5 triliun, sementara Lionel Messi mencapai £833 juta , sekitar Rp19,7 triliun.

Namun, jika dibandingkan dengan Faiq Bolkiah, angka tersebut masih jauh lebih kecil.

Meski karier profesionalnya tidak sebesar Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, statusnya sebagai bagian dari keluarga kerajaan Brunei membuat total kekayaannya disebut jauh melampaui dua pemain top dunia tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending