Connect with us

Viral

Tiga Bocah jadi Korban Kebakaran di Palembang karena Terkunci dari Luar

Tiga anak menjadi korban kebakaran rumah di Palembang saat terjebak di dalam rumah yang terkunci.

Logompn

Published

on

Tiga Anak jadi Korban Kebakaran di Palembang Karena Terkunci dari Luar
Tiga Anak jadi Korban Kebakaran di Palembang Karena Terkunci dari Luar. Gambar: X/@Xbacottetangga

MPN Indonesia 27 Juni 2026 - Tiga anak menjadi korban kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatra Selatan, pada Rabu (24/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan ketiga anak berinisial NR (11), PU (7), dan GB (3) mengalami luka bakar serta paparan asap.

Kapolsek Gandus AKP I Made Budhi Harta Kusuma menjelaskan, saat kebakaran terjadi, ketiga anak tersebut berada di dalam rumah dalam kondisi pintu terkunci dari luar.

“Ibunya sedang bekerja. Rumah dikunci dari luar dan tidak mengetahui terjadi kebakaran. Orang tuanya saat ini sudah berada di rumah sakit mendampingi anak-anak yang menjadi korban,” kata Budhi dalam keterangannya, Kamis (25/6).

Kronologi Kejadian Kebakaran Rumah

Kebakaran rumah tersebut pertama kali diketahui warga setelah api dan asap tebal terlihat membesar dari rumah milik Ardian Rusli (40).

Peristiwa itu bermula saat tiga anak berada di dalam rumah tanpa pengawasan orang tua.

Saat kejadian, ibu korban disebut sedang bekerja sehingga tidak berada di rumah saat kejadian.

Sementara itu, nenek korban sempat meninggalkan rumah untuk pergi ke warung dan mengunci pintu dari luar.

Akibatnya, ketiga anak tersebut terjebak di dalam rumah saat api mulai membesar.

Kondisi pintu yang terkunci dari luar membuat mereka tidak dapat menyelamatkan diri.

Budhi mengatakan, penyebab kebakaran rumah tersebut masih dalam penyelidikan.

Sejumlah dugaan sementara muncul, mulai dari korsleting listrik hingga kompor. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Berdasarkan keterangan saksi, api dan asap sudah membesar. Ada yang menyebut berasal dari korsleting listrik dan ada juga yang menduga dari kompor. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujar Budhi.

Baca Juga:  Tawuran Antarwarga Pecah di Manggarai, Warga Saling Lempar Batu-Petasan

Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran langsung berupaya memberikan pertolongan.

Mereka mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah, lalu berusaha mendobrak pintu untuk menyelamatkan para korban.

Upaya warga akhirnya berhasil mengevakuasi ketiga anak tersebut.

Kondisi Korban dan Penanganan

Akibat kebakaran di Palembang tersebut, ketiga anak mengalami luka bakar dan paparan asap dengan tingkat yang berbeda.

Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

“Beruntung, ketiga korban bisa diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, untuk anak nomor dua saat ini harus dirawat di ICU karena luka bakar yang diderita cukup parah,” ujarnya.

Berikut rincian kondisi korban:

  • NR (11) dirawat di Rumah Sakit AK Gani Palembang.
  • PU (7) mengalami luka bakar cukup parah dan dirawat di ruang ICU RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
  • GB (3) dirawat di Rumah Sakit AK Gani Palembang.

Api dalam peristiwa kebakaran tersebut baru dapat dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian, dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Warga sebelumnya sempat bergotong royong memadamkan api sambil menunggu petugas tiba.

Proses Penyelidikan Polisi

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran rumah yang terjadi di wilayah Sumatra Selatan tersebut.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi juga berencana meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga korban.

“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut,” ungkap Budhi.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga akan meminta keterangan dari nenek korban yang sebelumnya belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam kondisi syok.

“Kemarin neneknya masih syok jadi belum bisa kami ambil keterangan. Rencananya hari ini tim identifikasi dari Polrestabes Palembang akan melakukan olah TKP lagi dan juga akan mengambil keterangan dari nenek korban, saksi, serta orang tuanya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kebakaran di Jepang Lahap 2.900 Hektar Hutan, Lebih dari Seminggu Api Belum Padam meski Ribuan Pemadam Dikerahkan

(AKM/NID/RAD)

Trending