Connect with us

Olahraga

Vozinha Ngaku Dipuji Lionel Messi: Dia Bilang Saya Hebat

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mengungkap momen saat mendapat pujian langsung dari Lionel Messi usai laga melawan Argentina.

Logompn

Published

on

Vozinha Ngaku Dipuji Lionel Messi Dia Bilang Saya Hebat
Vozinha Ngaku Dipuji Lionel Messi Dia Bilang Saya Hebat. Gambar: Indulge

MPN Indonesia 6 Juli 2026 - Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mengungkapkan momen saat dirinya mendapat pujian langsung dari Lionel Messi setelah pertandingan babak gugur Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Miami pada Sabtu (4/7).

Dalam laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Argentina melalui perpanjangan waktu, Vozinha tampil menonjol dengan delapan penyelamatan.

“Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, ‘Kamu hebat. Para penggemarmu harus bangga padamu.’ Itu luar biasa bagi saya,” kata Vozinha, dikutip MPN Indonesia melalui Gulf News pada Senin (6/7).

Kiper berusia 40 tahun itu menyebut interaksi tersebut sebagai salah satu momen paling berkesan dalam kariernya.

“Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti bagi saya. Saya berterima kasih kepadanya dan berkata, ‘Terima kasih, Leo. Kamu yang terbaik.’ Kemudian saya bertanya apakah kami bisa bertukar kaus. Leo mengatakan dia akan memberikannya kepada saya di terowongan setelah wawancara,” ungkap Vozinha.

“Momen-momen seperti ini akan terukir di hati selamanya,” imbuhnya.

Jalannya Pertandingan Argentina vs Tanjung Verde

Pertandingan antara Argentina dan Tanjung Verde berlangsung ketat sejak awal hingga perpanjangan waktu dalam ajang Piala Dunia 2026.

Lionel Messi membawa Argentina unggul lebih dulu pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan dari Lautaro Martinez.

Namun, Tanjung Verde berhasil menyamakan skor melalui Deroy Duarte pada menit ke-59 sehingga laga berakhir 1-1.

Di babak perpanjangan waktu, Argentina sempat kembali unggul melalui Lisandro Martinez sebelum Tanjung Verde menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia 2025: Lawan Pertama Zambia!

Gol penentu kemenangan Argentina terjadi pada menit ke-111 melalui situasi sepak pojok Lionel Messi yang kemudian tercatat sebagai gol bunuh diri Diney Borges.

Skor akhir 3-2 memastikan Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia.

Sepanjang pertandingan, Argentina mencatatkan 22 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran.

Vozinha menjadi salah satu pemain kunci bagi Tanjung Verde dengan delapan penyelamatan, termasuk enam upaya dari Lionel Messi, yang menjaga peluang timnya tetap terbuka hingga akhir laga.

Pengakuan Messi atas Performa Tanjung Verde

Performa Vozinha mendapat perhatian dalam pertandingan tersebut, terutama karena kemampuannya menahan serangan Argentina yang dipimpin Lionel Messi.

Setelah pertandingan, kedua pemain terlihat berjabat tangan dan berpelukan sebagai bentuk saling menghormati usai laga Piala Dunia.

Lionel Messi juga menegaskan bahwa Tanjung Verde bukan lawan yang mudah.

“Beberapa orang mungkin meremehkan beberapa tim, namun kami tahu bahwa ini tidak akan pernah menjadi laga yang mudah,” kata Lionel Messi.

“Itulah yang membuat Piala Dunia terasa sangat spesial. Segalanya sangat ketat, dan setiap laga sangatlah sulit,” tambahnya.

Gol Lionel Messi dalam pertandingan ini menjadi gol ke-20 sepanjang kariernya di Piala Dunia, memperpanjang rekornya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen.

Catatan Sejarah Tanjung Verde di Piala Dunia

Tanjung Verde mencatatkan sejarah dalam Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim debutan yang mampu mencapai fase gugur.

Tim ini juga disebut sebagai negara dengan populasi paling kecil yang berhasil melaju sejauh itu dalam turnamen Piala Dunia.

Dalam pertandingan melawan Argentina, Tanjung Verde menunjukkan perlawanan melalui gol dari Deroy Duarte dan Sidny Lopes Cabral.

Meski akhirnya tersingkir, penampilan mereka memberikan tekanan signifikan kepada Argentina hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga:  Arab Saudi Pecat Roberto Mancini Usai Hasil Buruk di Kualifikasi Piala Dunia

“Kami bermain melawan juara dunia saat ini dan memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Kami harus sangat puas dan bangga. Tentu saja kami sedih karena kami tidak ingin perjalanan kami berakhir di sini, tetapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya, staf pelatih, federasi, dan semua penggemar yang telah melakukan upaya besar untuk mendukung kami,” ujar Vozinha.

(AKM/NID/RAD)

Trending