Connect with us

Olahraga

Indonesia jadi Negara Asia Pertama yang Melaju ke Piala Dunia

Hindia Belanda (Indonesia) menjadi negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia FIFA 1938 sebelum akhirnya kalah dari Hungaria.

Logompn

Published

on

Pemain tim Hindia Belanda di Piala Dunia
Pemain tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938. Gambar: BBC Indonesia

MPN Indonesia 7 Juli 2026 - Hindia Belanda, yang kemudian menjadi Indonesia, mencatat sejarah sebagai negara Asia pertama yang tampil di ajang Piala Dunia pada tahun 1938 di Prancis.

Tim yang mewakili wilayah Nusantara saat itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 27 April 1938 menuju Eropa menggunakan kapal laut dan menjalani perjalanan hampir dua bulan sebelum tampil di panggung internasional tersebut.

Keikutsertaan ini menjadikan Indonesia sebagai pelopor dari kawasan Asia dalam kompetisi sepak bola tersebut.

“Hindia-Belanda yang kemudian menjadi Indonesia merupakan negara Asia pertama yang ikut serta dalam Piala Dunia FIFA pada tahun 1938,” tulis FIFA di laman resminya.

Tim yang berangkat ke Prancis terdiri dari pemain dengan latar belakang beragam, termasuk pribumi, keturunan Belanda, dan Tionghoa.

Mereka bukanlah pemain sepak bola profesional dan tidak memiliki fasilitas pelatihan modern seperti saat ini.

Meski demikian, mereka tetap tampil membawa identitas wilayahnya di ajang Piala Dunia, dengan Achmad Nawir sebagai kapten.

Perjalanan Hindia Belanda ke Piala Dunia 1938

Perjalanan menuju Piala Dunia 1938 menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Tim Hindia Belanda berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok dan menempuh perjalanan laut yang panjang menuju Prancis.

Sistem kualifikasi pada masa itu berbeda dengan saat ini. Asia hanya memiliki dua peserta, yaitu Jepang dan Hindia Belanda.

Namun, Jepang memutuskan mundur karena situasi geopolitik, sehingga Hindia Belanda langsung lolos ke putaran final tanpa bertanding.

Susunan Pemain

Pemain tim Hindia Belanda di Piala Dunia
Pemain tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938. Gambar: BBC Indonesia

Kiper: Tan “Bing” Mo Heng (HCTNH Malang), L.N. Van Beusekom (Hercules Batavia).

Baca Juga:  Como vs Parma 2-1: Tim Fabregas Kokoh di Urutan Atas Klasemen

Belakang: H. Dorst (Sidolig Bandung), Jan Harting (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), Jack Samuels (Excelsior Soerabaja).

Tengah: Gerrit Faulhaber (Go Ahead Semarang), Achmad Nawir – Kapten (HBS Soerabaja), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Anwar Sutan (VIOS Batavia)

Depan: Isaak “Tjaak” Pattiwael (Jong Ambon Batavia), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu (VV Jong Ambon Batavia), Tan See Han (HBS Soerabaja), G. Van den Burgh (SVV Semarang), Herman Zomers (Hercules Batavia).

Pelatih: Johannes Christoffel van Mastenbroek (Belanda).

Pertandingan Melawan Hungaria

Pada 5 Juni 1938, Hindia Belanda menjalani pertandingan melawan Hungaria, salah satu kekuatan sepak bola dunia saat itu.

Pertandingan berlangsung di Stade Velodrome, Reims, dengan sistem gugur yang langsung menentukan kelanjutan langkah tim.

Dalam pertandingan tersebut, Hindia Belanda kalah dengan skor 0-6.

Meski mampu bertahan selama 12 menit awal tanpa kebobolan, Hungaria mendominasi jalannya pertandingan hingga mencetak enam gol.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri langkah wakil Asia di turnamen Piala Dunia 1938.

Namun, terdapat salah fakta unik dari pertandingan tersebut.

Isaac Pattiwael sempat mencetak gol ke gawang Hungaria, tetapi dianulir oleh wasit dan tidak tercatat dalam arsip resmi.

“Tapi yang saya ingat, kakek saya pernah mencetak gol (ke gawang Hungaria, tapi dianulir oleh wasit),” ujar John Pattiwael, cucu Isaac Pattiwael, kepada BBC Indonesia, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (7/7).

Peran Achmad Nawir

Achmad Nawir menjadi sosok penting dalam tim Hindia Belanda pada saat itu.

Ia merupakan kapten tim yang berasal dari kalangan pribumi dan juga dikenal sebagai seorang dokter.

Dalam pertandingan melawan Hungaria, Nawir tampil menggunakan kacamata, yang menjadi ciri khasnya di lapangan sepak bola.

Baca Juga:  Bali United vs Persija Jakarta 0-1: Gol Gustavo Almeida Berhasil Bungkam Tuan Rumah

“Kapten timnya (Achmad Nawir) adalah seorang dokter, yang menggunakan kacamata,” ujar wartawan The Times saat meliput pertandingan.

Nawir lahir pada 1 Januari 1911 dan tercatat bermain dalam dua pertandingan internasional, yakni saat melawan Hungaria di Piala Dunia 1938 dan melawan Belanda setelah turnamen tersebut.

Pada 26 Juni 1938, timnya bertanding dalam laga persahabatan dengan Timnas Belanda di Stadion Olimpiade, Amsterdam dengan hasil 9-2 untuk kemenangan Belanda.

Catatan Sejarah Sepak Bola Indonesia

Keikutsertaan Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 menjadi tonggak awal kehadiran Indonesia dalam sepak bola internasional.

Meskipun hanya tampil satu kali dan langsung tersingkir, catatan ini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola nasional.

Hindia Belanda tercatat sebagai wakil pertama Asia yang tampil di putaran final Piala Dunia.

“Bagi seorang Indonesia, mungkin itu adalah pengalaman sekali seumur hidup untuk bisa berada di sana,” ujar John.

Hingga saat ini, Timnas Indonesia belum kembali lolos ke ajang tersebut.

(AKM/NID/RAD)

 

Trending