Connect with us

Politik

Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek Gas Raksasa Abadi Masela

Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek LNG Abadi Masela pada Kamis (16/7) secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta.

Logompn

Published

on

Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek Gas Raksasa Abadi Masela
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek Gas Raksasa Abadi Masela. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 17 Juli 2026 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek LNG Abadi Masela pada Kamis (16/7) secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta.

Peresmian ini menandai dimulainya pembangunan proyek LNG Abadi Masela yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Proyek ini sebelumnya telah melalui proses pengembangan selama hampir tiga dekade sejak kontrak awal ditandatangani pada 1998.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya nyatakan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas Abadi Masela secara resmi dimulai,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung di lokasi kegiatan kenegaraan tersebut.

“Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung, tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya,” ucapnya.

Dihadiri Banyak Pejabat

Kegiatan kenegaraan ini diikuti oleh sejumlah pejabat di Jakarta maupun lokasi proyek.

Di Istana Merdeka, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung.

Sementara itu, di lokasi proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar hadir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri ATR Nusron Wahid, dan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.

Hadir pula CEO INPEX Takayuki Ueda, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa.

Baca Juga:  Momen Prabowo Lempar Baju ke Para Buruh di Panggung May Day 2026

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan laporan perkembangan proyek oleh CEO INPEX dan Menteri ESDM.

Prabowo: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa proyek LNG Abadi Masela merupakan proyek strategis yang telah lama dinantikan.

“Proyek ini hampir 3 dekade, 3 dasawarsa kita tunggu. 3 dekade, 3 dasawarsa rakyat menunggu,” ujarnya.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan, dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” imbuh dia.

Prabowo pun mengucapkan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan LNG ini.

“Kita hargai kawan-kawan dari Jepang yang investasi di sini, INPEX, kita berterima kasih, saudara-saudara kita dari Malaysia Petronas juga ikut di sini, dan tentunya perusahaan nasional Pertamina ada di sini,” ungkapnya.

Proyek LNG Abadi Masela

Proyek LNG Abadi Masela dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS.

Fasilitas yang dibangun mencakup produksi LNG sebesar 9,5 juta ton per tahun (MTPA), penyaluran gas pipa domestik sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), serta produksi kondensat sekitar 35.000 barel per hari.

Selain itu, proyek ini juga mencakup pengembangan sumur dan fasilitas pendukung.

Proyek ini memiliki potensi cadangan gas sebesar 6,97 triliun kaki kubik (TCF) dan berada di laut dalam sekitar 160 kilometer dari Pulau Yamdena dengan kedalaman 400–800 meter.

(AKM/NID/RAD)

Trending