Connect with us

Olahraga

Messi Sentil Haters Argentina: Kami jadi yang Terbaik selama 4 Tahun Terakhir

Lionel Messi memberikan respons tegas kepada pihak-pihak yang terus meragukan keberhasilan tim nasional Argentina.

Logompn

Published

on

Messi Sentil Haters Argentina Kami jadi yang Terbaik selama 4 Tahun Terakhir
Messi Sentil Haters Argentina: Kami jadi yang Terbaik selama 4 Tahun Terakhir. Gambar: Instagram/@leomessi

MPN Indonesia 18 Juli 2026 - Lionel Messi memberikan respons tegas kepada pihak-pihak yang terus meragukan keberhasilan tim nasional Argentina.

Kapten La Albiceleste itu membantah anggapan bahwa perjalanan timnya menuju final Piala Dunia terjadi karena bantuan wasit ataupun perlakuan khusus dari otoritas sepak bola.

Messi menegaskan bahwa pencapaian Argentina merupakan hasil kerja keras, pengalaman, dan mentalitas juara yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.

“Tidak ada yang diberikan cuma-cuma kepada kami,” ujar Messi, dikutip MPN Indonesia dari AP News.

Messi: Kami Telah menjadi yang Terbaik selama 4 Tahun

Pernyataan Messi tersebut disampaikan setelah Argentina mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada pertandingan semifinal.

La Albiceleste sebelumnya berada dalam posisi tertinggal 0-1 hingga menit ke-85, sebelum mampu membalikkan keadaan dan memastikan tempat di partai final.

Menurut Messi, kemampuan Argentina bangkit pada menit-menit akhir bukanlah sebuah kebetulan.

Ia menegaskan bahwa performa tersebut menjadi bukti kualitas tim yang telah konsisten berada di level tertinggi.

“Kami telah menjadi yang terbaik selama empat tahun terakhir, suka atau tidak suka, dan tidak peduli apa pun yang dikatakan orang lain,” kata Messi.

“Sekali lagi, kami telah memantapkan diri sebagai salah satu dari dua tim terbaik di dunia. Itu membuktikan bahwa semua yang telah kami lakukan bukanlah kebetulan dan bahwa tidak ada yang diberikan kepada kami begitu saja,” lanjutnya.

Argentina Kembali Lakukan Comeback Dramatis

Keberhasilan mengalahkan Inggris menjadi tambahan dalam daftar kebangkitan dramatis Argentina sepanjang turnamen.

Sebelumnya, tim asuhan Lionel Scaloni harus melewati pertandingan hingga babak tambahan ketika menghadapi Cape Verde dan Swiss.

Baca Juga:  Jadwal Liga 1 BRI Super League Hari Ini 18 Oktober 2026, Ada Persib Bandung

Argentina juga mencatat kemenangan 3-2 atas Mesir setelah sempat tertinggal dua gol dengan waktu normal tersisa 11 menit.

Kemenangan atas Inggris langsung disambut meriah oleh puluhan ribu pendukung yang turun ke jalan-jalan di Buenos Aires.

Argentina kini tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara secara berturut-turut.

Pada pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung Senin (20/7), Messi dan rekan-rekannya akan menghadapi Spanyol.

Kritik terhadap Wasit Mengiringi Perjalanan Argentina

Di balik keberhasilan tersebut, perjalanan Argentina menuju final terus diiringi kritik terhadap kepemimpinan wasit.

Pelatih Swiss dan Mesir secara terbuka mempertanyakan sejumlah keputusan yang dinilai menguntungkan La Albiceleste.

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan menilai timnya menjadi korban dari sistem sepak bola yang lebih menginginkan Messi dan Argentina kembali menjadi juara dunia.

Kritik semakin ramai setelah muncul anggapan dari sejumlah penggemar bahwa susunan bagan turnamen FIFA memberikan keuntungan kepada Argentina.

Di media sosial, beredar pula tuduhan tanpa dasar bahwa badan sepak bola dunia tersebut sengaja memuluskan perjalanan sang juara bertahan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending