Connect with us

Internasional

Yayoi Kusama Museum MACAN: Mengenang Pamerannya yang Pernah Bikin 3.000 Tiket Ludes

Yayoi Kusama meninggal dunia pada 14 Agustus 2026 di Tokyo. Kenali perjalanan seni dan karya ikoniknya yang pernah dipamerkan di Museum MACAN.

Logompn

Published

on

Yayoi Kusama Museum MACAN, Pamerannya Pernah Bikin 3.000 Tiket Ludes
Yayoi Kusama Museum MACAN, Pamerannya Pernah Bikin 3.000 Tiket Ludes. Gambar: Instagram/@yayoikusamamuseum

MPN Indonesia 27 Agustus 2026 - Seniman kontemporer asal Jepang, Yayoi Kusama, meninggal dunia pada usia 97 tahun di sebuah rumah sakit di Tokyo pada 14 Agustus 2026.

Kabar tersebut diumumkan oleh perusahaan yang menaunginya pada Kamis (27/8).

Kepergian Kusama menandai berakhirnya perjalanan seorang seniman yang selama lebih dari tujuh dekade berkarya melalui berbagai medium, mulai dari lukisan, instalasi, patung, pertunjukan, hingga sastra.

Yayoi Kusama Meninggal Dunia

Dedikasi Yayoi Kusama sepanjang hidupnya berfokus pada dunia seni hingga mendapat pengakuan internasional sebagai seniman avant-garde.

“Sepanjang hidupnya yang luar biasa yang sepenuhnya didedikasikan untuk kreasi artistik, Kusama mengejar karier yang diakui secara internasional sebagai seniman avant-garde pelopor yang praktik kreatifnya mencakup seni visual, pertunjukan, fiksi, dan puisi,” tulis pernyataan dari perusahaannya, dikutip MPN Indonesia melalui BBC, Kamis (27/8).

Perusahaan juga menyampaikan bahwa Kusama tetap aktif menciptakan karya hingga akhir hayatnya.

“Ia terus melukis hingga hari-hari terakhirnya, tak pernah melepaskan kuasnya, dan terus mengeksplorasi cinta abadi dan jiwa yang kekal,” tambahnya.

Pameran Museum MACAN Karya Yayoi Kusama

Pameran tersebut memperlihatkan perkembangan gagasan dan pendekatan artistik Kusama dari berbagai periode.

Pengunjung dapat melihat perubahan motif, tema, serta hubungan konseptual yang berkembang sepanjang perjalanan kariernya melalui beragam karya yang dipamerkan.

Karya-karya yang ditampilkan meliputi:

  • Eksperimen lukisan awal pada 1950-an.
  • Seri lukisan Infinity Nets.
  • Dokumentasi pertunjukan publik dan happenings.
  • Instalasi berukuran besar.
  • Lukisan-lukisan terbaru.
  • Karya dengan motif khas berupa polkadot, jaring, dan labu.

Selain ruang pamer utama, Museum MACAN juga kembali menghadirkan instalasi Infinity Mirrored Room — Brilliance of the Souls.

Instalasi tersebut ditempatkan di area baru setelah sebelumnya mendapat respons besar dari para pengunjung.

Baca Juga:  Jokowi Ulang Tahun, Ini Ucapan Selamat dari Prabowo

Infinity Mirrored Room merupakan salah satu seri instalasi Kusama yang mengangkat konsep realitas tanpa batas atau Infinity, yang menjadi salah satu gagasan utama dalam berbagai karya seniman asal Jepang tersebut.

Pameran itu mendapat sambutan besar sejak hari pertama dibuka.

Sebanyak 3.000 tiket untuk hari pertama terjual habis melalui penjualan daring maupun luring sebelum museum mulai menerima pengunjung.

Melalui pameran tersebut, Museum MACAN menghadirkan perjalanan berkarya Yayoi Kusama kepada publik Indonesia, termasuk latar belakang penggunaan motif polkadot, jaring, dan labu yang menjadi ciri khas karya-karyanya sejak awal berkarya di Jepang hingga periode terbaru yang dipamerkan di Jakarta.

(AKM/NID/RAD)

Trending