Connect with us

Berita

Penemuan Mayat di Gardu Listrik Samping Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersengat Listrik

Mayat pria tanpa identitas ditemukan di gardu listrik dekat Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Polisi menduga korban tersengat listrik tegangan tinggi.

Logompn

Published

on

Penemuan Mayat di Gardu Listrik Samping Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersengat Listrik
Penemuan Mayat di Gardu Listrik Samping Stasiun LRT Pancoran, Diduga Tersengat Listrik. Gambar: Dok. Istimewa

MPN Indonesia 2 September 2026 - Penemuan mayat di gardu listrik samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, terjadi pada Selasa (1/9).

Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal di dalam gardu listrik setelah polisi menerima laporan bau menyengat sekitar pukul 17.50 WIB.

Evakuasi dilakukan oleh kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan PLN.

“Awal laporannya karena bau, laporan sekitar jam 17.50 WIB,” kata Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto dalam keterangannya.

Penemuan Mayat di Gardu Listrik Pancoran Berawal dari Laporan Bau Menyengat

Laporan awal diterima kepolisian setelah warga mencium bau menyengat dari sekitar gardu listrik di samping Stasiun LRT Pancoran.

Saat petugas tiba di lokasi, area sekitar gardu telah dipenuhi warga.

Garis polisi dipasang untuk mengamankan lokasi pemeriksaan dan proses evakuasi.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Gatot Subroto.

Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat proses penanganan di lokasi.

Sebelum evakuasi dilakukan, anggota kepolisian, TNI, petugas Dinas Perhubungan, petugas pemadam kebakaran, serta PLN berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Korban Berjenis Kelamin Laki-laki

Petugas mulai mengevakuasi jenazah sekitar pukul 20.25 WIB.

Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Tubuh korban tampak mengalami luka bakar pada beberapa bagian.

Luka yang terlihat berada di sekitar dada dan wajah.

Saat dievakuasi, korban hanya mengenakan celana panjang berwarna hitam.

Baca Juga:  Pemotor Tewas Dihantam Mobil di Lampu Merah CSW Jaksel

Polisi Duga Korban Mau Ambil Kabel di Dalam Gardu

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan, korban diduga memasuki gardu listrik dari bagian bawah sambil membawa sejumlah peralatan.

“Korban Mr. X masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji besi beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi,” kata Suminto.

Polisi menduga korban hendak mengambil kabel di dalam gardu.

Dugaan tersebut didasarkan pada barang-barang yang ditemukan bersama korban.

“Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik,” ujarnya.

Korban Belum Diketahui Identitasnya

Hingga proses evakuasi selesai, polisi belum menemukan identitas korban.

Tidak ditemukan kartu tanda penduduk maupun dokumen identitas lain pada tubuh korban.

“Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas, tidak ada. Jadi Mr X,” kata Suminto.

Jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

Polisi juga mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar korban.

LRT Pastikan Korban Bukan Pegawai

LRT Jabodetabek menyatakan korban bukan merupakan pegawai mereka.

Keterangan tersebut disampaikan setelah dilakukan pengecekan terhadap data internal perusahaan.

“Itu yang terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT,” kata Manager of Public Relations LRT Jabodetabek, Radhitya Mardika dalam keterangannya.

Menurut Radhitya, tidak ada laporan pegawai yang hilang hingga Selasa (1/9).

“Iya, karena, kan, kalau pegawai LRT kelihatan kalau ada yang hilang satu atau bagaimana,” jelasnya.

Radhitya mengatakan pihak LRT baru mengetahui adanya dugaan jenazah setelah petugas memeriksa sumber bau menyengat di sekitar gardu.

“Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan karena ini berkaitan dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Viral Aksi Drifting di Persimpangan Pondok Indah, Polisi Turun Tangan

Proses Penyelidikan Masih Berlangsung

Demi mendukung proses evakuasi, aliran listrik di gardu sempat dimatikan sementara.

Polisi menyatakan, langkah tersebut tidak mengganggu operasional perjalanan LRT.

Mengenai waktu pasti korban meninggal, kepolisian belum dapat memastikannya.

“Kalau baunya itu, mungkin karena sengatan listrik yang tegangan tinggi. Kita enggak tahu meninggalnya kapan pastinya karena kalau menurut keterangan PLN, bahwa itu kena tegangan tinggi yang ada di sini,” ujar Suminto.

 (AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending