Selebriti
Pamer Kartu Mahasiswa Harvard dan MIT, Agatha Chelsea: Chelsea Kecil Pasti akan Sangat Senang
Agatha Chelsea menjalani studi S2 di Harvard sekaligus mengambil kelas di MIT melalui program cross-registration di Cambridge, Massachusetts.
MPN Indonesia 11 September 2026 - Agatha Chelsea kembali membagikan perkembangan pendidikannya dengan menjalani kuliah di Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Ia melakukan perkuliahan tersebut secara bersamaan melalui program cross-registration sejak awal Agustus 2026 di Cambridge, Massachusetts.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari studi magisternya di Harvard Graduate School of Education pada program Learning Design, Innovation, and Technology.
“Rasanya masih luar biasa bahwa aku bisa belajar di Harvard & MIT. Chelsea kecil pasti akan sangat senang.” tulis Chelsea dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @agatha_chelsea, Jumat (11/9).
Program lintas kampus tersebut memungkinkan mahasiswa Harvard mengambil sejumlah mata kuliah di MIT.
Sebaliknya, mahasiswa MIT juga dapat mengikuti mata kuliah tertentu di Harvard.
Kesempatan tersebut membuat Agatha Chelsea menjalani proses belajar di dua institusi pendidikan yang berada di kawasan Cambridge, Massachusetts.
Program tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademisnya selama menempuh pendidikan pascasarjana.
Agatha Chelsea Jalani Perkuliahan di Harvard dan MIT
Agatha diketahui resmi menjadi mahasiswi pascasarjana Harvard University sejak awal Agustus 2026.
Ia mengambil program Learning Design, Innovation, and Technology di Harvard Graduate School of Education.
Melalui program cross-registration, ia juga mengikuti perkuliahan di MIT. Skema tersebut memungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah di kampus mitra.
Agatha menyebut kombinasi materi tersebut sejalan dengan bidang studi yang sedang ditempuhnya.
Program tersebut juga memberinya kesempatan untuk mempelajari pendekatan pengajaran yang berbeda.
“Di MIT, aku akan kembali ke akar ilmu sarafku dengan mengeksplorasi topik-topik yang lebih berfokus pada STEM termasuk neuroteknologi! Sementara di Harvard, aku akan lebih mendalami inovasi sosial, desain pembelajaran, dan kelas-kelas interdisipliner lainnya yang mengeksplorasi bagaimana kita dapat membangun produk dan pengalaman yang lebih baik bagi para pelajar. Sangat bersemangat untuk mengalami berbagai pendekatan pengajaran dan pembelajaran sambil menjadi bagian dari kedua komunitas :)),” ujarnya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
