Connect with us

Ekonomi

IHSG Hari Ini 15 September 2026 Berada di Level 6.475

IHSG hari ini, Selasa (15/9), turun 0,91 persen ke level 6.475 pada pukul 09.08 WIB setelah sempat dibuka menguat di level 6.544.

Logompn

Published

on

IHSG Hari Ini 15 September 2026 Berada di Level 6.475
Ilustrasi IHSG. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 15 September 2026 - IHSG hari ini, Selasa (15/9), berada di level 6.475 setelah sempat dibuka menguat pada awal perdagangan sebelum berbalik melemah pada sesi pagi.

Dikutip MPN Indonesia dari RTI, hingga pukul 09.08 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan turun seiring meningkatnya tekanan jual di pasar saham, sementara aktivitas transaksi tetap berlangsung dengan nilai mencapai lebih dari Rp1,5 triliun.

“Hati-hati jika gagal break 6.550, potensi kembali koreksi mendekati pengumuman The Fed. Diperkirakan support IHSG 6.450-6.500 dan resist IHSG 6.550-6.600,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, dikutip MPN Indonesia dari MetroTV pada Selasa (15/9).

Pada pembukaan perdagangan, indeks berada di posisi 6.544,774. Namun hingga pukul 09.08 WIB, indeks turun 59,527 poin atau 0,91 persen ke level 6.475,166.

Data RTI juga menunjukkan hingga pukul 09.02 WIB, indeks sempat berada di level 6.488,56 atau turun 46,12 poin atau 0,71 persen.

Pada sesi awal tersebut, level tertinggi tercatat di 6.549,60 dan level terendah berada di 6.482,36.

IHSG Bergerak Dua Arah pada Perdagangan Pagi

Pergerakan IHSG pada awal perdagangan berlangsung dua arah.

Setelah dibuka di zona hijau, indeks kemudian berbalik melemah hingga turun di bawah level 6.500.

Hingga perdagangan pagi, aktivitas di pasar saham mencatat:

  • Volume transaksi mencapai 2,804 miliar saham.
  • Nilai transaksi sebesar Rp1,519 triliun.
  • Sebanyak 194 saham menguat.
  • Sebanyak 279 saham melemah.
  • Sebanyak 222 saham stagnan.

Sementara berdasarkan data RTI pada pukul 09.02 WIB, transaksi mencatat:

  • Volume perdagangan 1,43 miliar saham.
  • Nilai transaksi Rp951,83 miliar.
  • Frekuensi transaksi 92.264 kali.
  • Sebanyak 191 saham menguat.
  • Sebanyak 217 saham melemah.
  • Sebanyak 252 saham tidak berubah.
Baca Juga:  Breaking News! Dirut BEI Mengundurkan Diri Buntut IHSG Anjlok

Indeks Harga Saham Gabungan Masih Mengalami Variasi Kinerja

Berdasarkan data perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan telah melemah 2,98 persen secara mingguan.

Meski demikian, secara bulanan indeks masih mencatat kenaikan 1,33 persen. Dalam periode tiga bulan, kenaikannya mencapai 10,21 persen.

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (14/9), indeks sempat terkoreksi lebih dari dua persen menjelang penutupan sebelum memangkas pelemahannya.

Indeks bahkan sempat berbalik menguat setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Terkait pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara, saya melihat respons awal pasar cenderung positif-terukur, bukan euforia,” kata Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta, dikutip MPN Indonesia dari Detikcom pada Selasa (15/9).

Menurutnya, Suahasil bukan sosok baru karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sehingga terdapat keberlanjutan dalam kebijakan fiskal.

“Menurut saya, penguatan IHSG menjelang penutupan tidak bisa semata-mata diatribusikan kepada pergantian Menkeu, karena sentimen geopolitik dan harga minyak masih menjadi dominant market driver. Tetapi, munculnya katalis domestik berupa pergantian Menkeu dapat memberikan counterbalance terhadap sentimen negatif global,” sambungnya.

Selain itu, pelaku pasar saham disebut akan mencermati dampak pergantian Menteri Keuangan terhadap kepastian, konsistensi, dan kredibilitas kebijakan fiskal, termasuk pengelolaan APBN, defisit, penerimaan negara, belanja pemerintah, serta koordinasi fiskal dan moneter.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending