Politik
Prabowo Buka Peluang Reshuffle Kabinet jelang Dua Tahun Menjabat
Prabowo Subianto membuka peluang reshuffle Kabinet Merah Putih menjelang dua tahun pemerintahan. Kompetensi dan evaluasi kinerja menjadi pertimbangan.
MPN Indonesia 17 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto membuka peluang melakukan reshuffle menjelang dua tahun masa pemerintahannya saat evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih.
Pernyataan itu disampaikan dalam program Prabowo Menjawab di Hambalang, Bogor, Rabu (16/9).
Menurut Presiden, setiap anggota kabinet telah memiliki waktu untuk membuktikan kemampuan dan kinerjanya.
“Saya kira itu sesuatu yang logis ya. Ya kan, dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya,” kata Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari laman YouTube Prabowo Subianto pada Kamis (17/9).
Presiden menjelaskan evaluasi terhadap jajaran pemerintah dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menyebut hingga saat ini timnya masih bekerja dengan baik, meski penilaian terhadap kinerja tetap dilakukan secara objektif.
“Jadi gini, kalau saya evaluasinya terus menerus dan sampai sekarang secara objektif, ya, saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke,” ujar Prabowo.
Prabowo Subianto Jelaskan Evaluasi Kabinet Merah Putih
Pada penjelasannya, Presiden mengibaratkan kabinet sebagai sebuah tim sepak bola.
Menurutnya, setiap anggota memiliki peran yang berbeda sesuai kebutuhan pemerintahan.
“Inget, ya, ibarat kita kesebelasan sepak bola ada pemain inti, ada striker, ada cadangan,” kata Prabowo.
Ia menambahkan pemerintah masih memusatkan perhatian pada penyelesaian persoalan mendasar.
Karena itu, tidak semua kementerian berada di garis depan dalam menjalankan program prioritas.
“Jadi pada saat ini ada beberapa kementerian yang tentunya, istilahnya tidak di garis depan, tapi mereka mengerti. Dan mereka bekerja sesuai inisiatif masing-masing,” ujarnya.
Selanjutnya, Presiden menjelaskan setiap kementerian tetap menjalankan tugas sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.
Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari mekanisme organisasi pemerintahan.
Reshuffle Dilakukan Berdasarkan Kompetensi
Prabowo mengatakan reshuffle dapat dilakukan untuk menempatkan seseorang pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya.
Pergantian juga dimungkinkan apabila terdapat pejabat yang dinilai tidak tepat menempati jabatan tertentu.
“Jadi kalaupun nanti ada reshuffle saya kira, antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita organisasi ini kita selalu cari orang yang tepat di tempat yang tepat, ya, kompetensi,” katanya.
Selain aspek kompetensi, Presiden juga menegaskan pergantian dapat dilakukan apabila seorang pejabat menghadapi persoalan hukum yang disertai bukti.
“Atau dia sendiri yang ada masalah, ya, kita nggak hindari, kan. Seperti, saya nggak tau ada, tahu-tahu KPK ada datang ke saya bilang, ‘Pak, ini..’, ya kan. ‘Pejabat ini begini, begini, begini’. Apa kami diizinkan untuk menahan. ‘Kalian ada bukti? Kalau ada bukti silakan’, saya bilang. Tahu-tahu ada kejadian, ya. Ada, wamen saya, ya, itu tanggung jawab dia,” ujar Prabowo.
Presiden menegaskan setiap pejabat tetap bertanggung jawab atas persoalan yang berkaitan dengan dirinya.
Menurutnya, proses hukum akan berjalan apabila terdapat bukti yang mendukung suatu perkara.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
