Olahraga
Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026, Ini Alasannya
Rizki Juniansyah dipastikan absen di Asian Games 2026 setelah CAS menolak pencabutan skorsing sementara terkait pelaporan whereabouts.
MPN Indonesia 28 September 2026 - Rizki Juniansyah dipastikan tidak tampil pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak permohonan pencabutan skorsing sementara.
Skorsing tersebut dijatuhkan oleh Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).
Keputusan tersebut membuat atlet angkat besi Indonesia itu tidak dapat memperkuat kontingen Merah Putih pada ajang multievent tersebut.
“Perlu digarisbawahi bahwa sangkaan terhadap Rizki bukan soal penggunaan substansi terlarang, tapi soal pelaporan kehadiran atau whereabouts. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan di CAS dan tidak berspekulasi mendahului keputusan akhir dari proses tersebut,” ujar Menpora Erick Tohir, dikutip MPN Indonesia melalui laman Kemenpora pada Senin (28/9).
Proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme pemeriksaan antidoping di luar kompetisi.
PABSI Tegaskan Absen Rizki Juniansyah Tidak Berkaitan dengan Obat Terlarang
PABSI, NOC Indonesia, dan Rizki juga menegaskan bahwa proses hukum baru memasuki tahap awal.
“Keputusan ini bukan merupakan pernyataan bahwa Rizki sudah melakukan pelanggaran aturan anti-doping, dan proses yang berjalan baru saja dimulai. Kasus ini tidak melibatkan zat terlarang. Rizki juga tidak pernah memiliki hasil tes positif dalam kariernya, termasuk dalam pemeriksaan doping terakhirnya pada Agustus 2026,” ungkap PABSI, NOC Indonesia, dan Rizki Juniansyah pada keterangangan resmi.
Dugaan yang diperiksa dalam perkara tersebut berkaitan dengan pelaporan lokasi keberadaan atlet.
Mekanisme itu digunakan agar atlet dapat menjalani tes doping di luar kompetisi ketika dipilih secara acak oleh federasi internasional.
Selanjutnya, Rizki Juniansyah menyatakan akan menghadapi proses hukum yang masih berlangsung.
PABSI dan NOC Indonesia juga menyampaikan dukungan selama proses tersebut.
“Rizki menyanggah tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan akan membela diri di hadapan sidang CAS, dengan dukungan penuh dari PABSI dan NOC Indonesia. Rizki, PABSI, dan NOC Indonesia menghormati keputusan CAS dan proses antidoping yang ada, serta akan bekerja sama sepenuhnya dalam proses tersebut,” imbuhnya.
Pernyataan bersama itu juga menyampaikan dampak keputusan tersebut terhadap kontingen Indonesia.
“Kami menyayangkan bahwa Rizki, juara Olimpiade dan juara dunia, tidak bisa mewakili Indonesia di Nagoya. Kami berterima kasih kepada tim, federasi, dan masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan,” ucapnya.
Atlet Angkat Besi Indonesia Dapat Dukungan Pemerintah
Menpora, Erick Tohir pemerintah akan terus memberikan pendampingan selama proses berlangsung.
Kemenpora juga berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan PABSI.
“Kemenpora terus berkoordinasi dengan KOI dan PABSI untuk mengawal bersama proses kasus ini. Kita ingin memastikan Rizki mendapatkan pendampingan yang maksimal dan dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Menpora.
Menpora juga menilai ketidakhadiran peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu menjadi kehilangan bagi Indonesia di Asian Games.
Namun, ia menegaskan dukungan terhadap proses yang sedang dijalani atlet angkat besi tersebut tetap diberikan.
“Tentu kita semua kecewa karena Rizki tidak bisa tampil di Asian Games. Dia adalah atlet yang sudah memberikan prestasi besar untuk Indonesia. Namun, perjuangan seorang atlet tidak berhenti hanya karena satu kompetisi. Sekarang kita harus memberikan dukungan agar dia bisa menghadapi proses kasus ini dengan baik,” katanya.
Selain itu, pemerintah bersama KOI dan PABSI akan terus mengawal perkembangan perkara sesuai ketentuan yang berlaku.
Erick juga meminta Rizki Juniansyah tetap fokus selama proses berlangsung.
“Pemerintah, KOI, PABSI, dan seluruh masyarakat olahraga Indonesia tentu memberikan dukungan untuk Rizki. Jalani prosesnya dengan baik, hormati mekanismenya, dan kita akan kawal bersama,” tegasnya.
Pada akhir keterangannya, Menpora berharap proses persidangan di CAS dapat segera selesai sehingga atlet angkat besi tersebut dapat kembali melanjutkan kariernya.
“Kita berharap proses ini bisa berjalan dengan baik. Kami ingin Rizki tetap memiliki masa depan yang panjang sebagai atlet dan terus bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
