Connect with us

Politik

Prabowo Resmikan Ekspor Baterai Kendaraan Listrik dan 11 Proyek Hilirisasi Rp180 T di Maluku Utara

Prabowo meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan meluncurkan 11 proyek hilirisasi senilai Rp180 triliun di Halmahera Tengah.

Actress 1299250

Published

on

Prabowo Resmikan Ekspor Baterai Kendaraan Listrik dan 11 Proyek Hilirisasi Rp180 T di Maluku Utara
Prabowo Resmikan Ekspor Baterai Kendaraan Listrik dan 11 Proyek Hilirisasi Rp180 T di Maluku Utara. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

Maluku Utara, MPN Indonesia 8 Oktober 2026 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan meluncurkan 11 proyek hilirisasi senilai Rp180 triliun pada Kamis (8/10).

Peresmian dilakukan secara virtual di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Sebanyak empat proyek memasuki tahap operasi komersial, sementara tujuh proyek lainnya mulai dibangun.

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, kemudian kita akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan pembangunan 7 proyek baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (8/10).

Prabowo secara resmi meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik bersama empat proyek industri yang memasuki tahap komersial.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial,” ucap Prabowo.

Rincian 11 Proyek Hilirisasi di Halmahera Tengah

Sebanyak 11 proyek industri di kawasan IWIP terdiri dari empat fasilitas yang telah memasuki tahap operasi komersial.

Sementara itu, tujuh proyek lainnya memasuki tahap pembangunan melalui peletakan batu pertama atau groundbreaking.

Empat perusahaan yang telah memasuki tahap operasi komersial meliputi:

  1. Blue Sparking Energy.
  2. REPT Battero Indonesia.
  3. Pioneer Aluminium Industries.
  4. XCMG Indonesia Manufacturing.

Adapun tujuh proyek yang mulai memasuki tahap pembangunan terdiri dari:

  1. Guangqing Nickel Cobalt.
  2. Eno Prima Material.
  3. Tinci Materials Indonesia.
  4. Weda Bay Aluminium.
  5. Bintang Karya Aluminium.
  6. Flat Solar Energy Indonesia.
  7. Guangqing Motor Indonesia.
Baca Juga:  Prabowo Terima Tanda Kehormatan Militer dari PM Thailand

Berdasarkan paparan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, proyek tersebut mencakup berbagai sektor industri pengolahan mineral.

Kegiatan industri tersebut berkaitan dengan rantai produksi baterai kendaraan listrik, aluminium, alat berat listrik, dan energi surya.

“Dari 10 proyek tersebut bergerak material baterai berbasis nikel, separator dan elektrolit baterai kendaraan listrik, aluminium elektrolitik, truk listrik untuk kebutuhan pertambangan dan industri, hingga kaca fotovoltaik untuk industri energi surya,” kata Rosan.

Proyek Serap 10.000 Tenaga Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Rosan Roeslani menyebut empat proyek yang telah memasuki tahap operasi komersial memiliki nilai investasi sebesar 3,4 miliar dolar AS atau setara Rp60 triliun.

Sementara itu, tujuh proyek dalam tahap pembangunan memiliki nilai investasi mencapai 6,8 miliar dolar AS.

Selain investasi, pembangunan dan pengoperasian proyek industri tersebut diproyeksikan menciptakan lebih dari 10.000 lapangan kerja.

(AKM/NID/RAD)

Trending