Viral
Viral! Perempuan Tewas Hanyut usai Terperosok di Air Terjun Robo Harau, Sumatra Barat
Air Terjun Puncak Robo di Sumatra Barat ditutup sementara setelah wisatawan tewas hanyut. Pemerintah akan mengevaluasi pengelolaan dan keselamatan pengunjung.
MPN Indonesia 17 Oktober 2026 - Seorang perempuan bernama Windy Rahma Putri (25) tewas setelah hanyut di Air Terjun Puncak Robo di Nagari Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat.
Korban terbawa arus saat berwisata bersama lima temannya pada Kamis (15/10) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Air Terjun Puncak Robo, Nagari Harau, Kecamatan Harau, sekitar pukul 15.41 WIB.
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kemudian menutup sementara kawasan wisata tersebut.
Penutupan dilakukan untuk membenahi pengelolaan dan sistem keselamatan pengunjung.
Kapolsek Harau AKP Yusmedi mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota serta perangkat Nagari Harau.
“Obyek atau lokasi kunjungan wisata Air Terjun Puncak Robo ditutup dan dikaji ulang sampai adanya pembentukan Pokdarwis yang permanen serta pengelolaan yang tertib,” kata Yusmedi dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, Sabtu (17/10).
Kronologi Kejadian
Windy Rahma Putri datang ke kawasan Air Terjun Puncak Robo bersama lima temannya sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka kemudian menghabiskan waktu di area aliran air terjun.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban bersama teman-temannya sedang duduk di bagian aliran air yang landai.
Namun, sekitar pukul 15.41 WIB, korban tiba-tiba hanyut terbawa arus deras.
Lima teman korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada petugas pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.27 WIB.
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian tersebut.
Petugas menyisir kawasan air terjun dengan radius pencarian sekitar 570 meter.
Operasi pencarian berlangsung hingga malam hari.
Namun, petugas menghentikan sementara pencarian pada pukul 21.30 WIB karena medan terjal, bebatuan licin, dan keterbatasan penerangan.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat (16/10) pagi.
Tim SAR gabungan kemudian menemukan korban sekitar pukul 10.30 WIB di sela-sela bebatuan pada tingkat ketujuh air terjun.
Lokasi penemuan berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 70 meter dari atas bukit.
“Korban sudah ditemukan dan kita evakuasi. Dalam kondisi MD (meninggal dunia),” jelas Abdul Malik dalam keterangannya.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans PMI.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh, untuk dimakamkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
