Connect with us

Berita

Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Tabrak Kerumunan Remaja di Mampang Jaksel hingga Tewaskan 1 Orang

Kecelakaan maut di Mampang Prapatan menewaskan pelajar SMPN 43 Jakarta setelah ditabrak Pajero. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Actress 1299250

Published

on

Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Tabrak Kerumunan Remaja di Mampang Jaksel hingga Tewaskan 1 Orang
Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Tabrak Kerumunan Remaja di Mampang Jaksel hingga Tewaskan 1 Orang. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 20 Oktober 2026 - Sebuah mobil yang melaju secara ugal-ugalan menabrak kerumunan remaja di Jalan Mampang Prapatan VI, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (18/10) dini hari WIB.

Pengemudi diduga dalam kondisi mabuk saat kecelakaan terjadi.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius.

Sebelum menabrak kerumunan remaja, mobil yang ditumpangi empat orang itu sempat menabrak mobil dan sepeda motor milik warga.

Korban meninggal dunia berinisial MZ, seorang siswa SMP Negeri 43 Jakarta.

“Terkait kejadian ini, seorang laki-laki yang tertabrak tadi dilakukan pertolongan, dilarikan ke rumah sakit. Namun, setelah di rumah sakit meninggal dunia,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo kepada MPN Indonesia pada Senin (19/10).

Pihak keluarga telah memakamkan korban pada Minggu (18/10) siang.

Kronologi Kecelakaan

Peristiwa kecelakaan mobil tersebut terekam dalam video amatir warga setelah kendaraan menabrak kerumunan remaja yang sedang berkumpul di pinggir jalan.

Sejumlah warga terlihat panik dan berusaha mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, empat orang yang berada di dalam mobil langsung diamankan warga.

“Sesaat setelah kejadian, pengemudi Pajero Sport ini diamankan warga,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil jenis minibus tersebut melaju secara ugal-ugalan sebelum menabrak kerumunan remaja.

Kendaraan itu juga sempat menabrak mobil dan sepeda motor milik warga.

Seorang warga, Yanti selaku saksi mengungkapkan kejadian berlangsung saat sejumlah remaja sedang bermain gim.

“Korban yang meninggal rumahnya nggak di sini. Jadi dia itu lagi main di rumah temennya, di belakang. Biasaya emang nongkrong di belakang, nah, mereka pada nongkrong di sini main gim,” ucap Yanti saat ditemui MPN Indonesia.

Sebanyak tiga orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Kecelakaan Harley Davidson vs Yamaha Jupiter di Kulon Progo, Satu Orang Tewas

“Jadi yang parah, nih, korban yang meninggal. Jadi ada tiga korban yang dua luka-luka, tapi patah juga kakinya, yang satu kebeset doang,” paparnya.

Empat Orang di Dalam Mobil Diduga Mabuk

Saat dilakukan penggeledahan, warga mendapati empat orang di dalam mobil yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita.

Keempatnya diduga dalam kondisi mabuk.

Selain itu, warga menemukan satu bungkus plastik berisi bahan yang diduga narkoba jenis tembakau sintetis atau sinte.

Polisi kemudian menyelidiki kepemilikan barang tersebut setelah ditemukan warga di dalam kendaraan.

Polisi Periksa Pengemudi dan Selidiki Temuan Tembakau Sintetis

Polisi telah melakukan tes urine terhadap pengemudi mobil yang terlibat kecelakaan di Jakarta Selatan tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pengemudi negatif narkoba.

Meski demikian, polisi masih menyelidiki kepemilikan barang yang diduga tembakau sintetis yang ditemukan di dalam mobil.

“Kemudian memang sama-sama kita lihat di media sosial, ada yang menjunjukkan jenis tembakau gitu. Kami belum bisa memastikan siapa pemilik barang itu. Langkah kami pertama, kami sudah lakukan tes urine hasilnya negatif,” ungkap Joko.

Sementara itu, Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin siang.

Petugas masih memeriksa keempat orang yang berada di dalam mobil untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending