Connect with us

Berita

Hari Santri Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Hari Santri Nasional 2026 jatuh pada 22 Oktober, tepatnya hari Kamis. Apakah tanggal tersebut termasuk hari libur nasional? Simak penjelasannya.

Actress 1299250

Published

on

Hari Santri Tanggal Berapa Cek Jadwalnya Lengkapnya di Sini
Hari Santri Tanggal Berapa Cek Jadwalnya Lengkapnya di Sini. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 20 Oktober 2026 - Hari Santri Nasional diperingati pada Kamis (22/10) di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Santri 2026 ini mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan tersebut dilaksanakan melalui upacara serentak serta berbagai kegiatan pendidikan, budaya, dan kemandirian pesantren.

Jadwal Hari Santri 2026 dan Rangkaian Kegiatannya

Kementerian Agama menjadwalkan upacara peringatan Hari Santri secara serentak pada Kamis (22/10) pukul 07.00 waktu setempat.

Selain upacara, Kemenag menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan lingkungan pesantren.

Expo Kemandirian Pesantren diselenggarakan untuk memperkenalkan potensi, produk, dan capaian pesantren kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan yang berlangsung sepanjang Oktober 2026.

Sementara itu, kegiatan peringatan di berbagai daerah juga dapat berupa zikir, selawat, doa bersama, dan penghormatan terhadap perjuangan ulama.

Apakah Hari Santri 2026 Termasuk Tanggal Merah?

Meskipun diperingati secara nasional, Kamis (22/10) bukan tanggal merah atau hari libur nasional.

Ketentuan tersebut merujuk pada Keppres Nomor 22 Tahun 2015 yang menetapkan tanggal peringatan tanpa menjadikannya sebagai hari libur.

Hal ini juga sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama 2026.

Tanggal 22 Oktober tidak tercantum sebagai hari libur nasional maupun cuti bersama.

Dengan demikian, kegiatan kerja dan pendidikan tetap mengikuti kalender yang berlaku.

Pesantren, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat Islam, dan instansi pemerintah tetap dapat menyelenggarakan kegiatan khusus untuk memperingati Hari Santri.

Baca Juga:  Kalender Maret 2026: Cek Libur Lebaran hingga Long Weekend

Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional

Dikutip MPN Indonesia dari laman Baznas, penetapan tanggal 22 Oktober berkaitan dengan Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Seruan tersebut ditujukan kepada umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya penjajahan.

Resolusi Jihad juga menjadi bagian dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia menjelang Pertempuran Surabaya pada November 1945.

Sebelum ditetapkan pemerintah, gagasan peringatan Hari Santri muncul dari ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, pada 2014.

Joko Widodo, yang saat itu menjadi calon presiden, menyatakan komitmennya untuk mewujudkan usulan tersebut.

Pada awalnya, peringatan diusulkan berlangsung setiap 1 Muharam.

Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kemudian mengusulkan tanggal 22 Oktober karena berkaitan dengan peristiwa Resolusi Jihad.

Presiden Joko Widodo akhirnya menetapkan tanggal tersebut melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 pada 15 Oktober 2015.

Sejak saat itu, peringatan Hari Santri diselenggarakan setiap tahun untuk mengenang kontribusi ulama, santri, dan pesantren terhadap bangsa Indonesia.

Tema Hari Santri 2026 dan Kegiatan Pesantren

Kementerian Agama menetapkan Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas sebagai tema peringatan tahun ini.

Tema tersebut berbeda dengan tahun 2025 yang mengusung Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali peran ulama dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Rangkaian kegiatan tahun 2026 juga diarahkan untuk menampilkan kontribusi pesantren dalam sejumlah bidang, meliputi:

  • Pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
  • Dakwah dan kegiatan keagamaan.
  • Pemberdayaan masyarakat.
  • Kemandirian ekonomi pesantren.
  • Inovasi di lingkungan pesantren.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Kementerian Agama dalam memperingati kontribusi santri, baik dalam sejarah kemerdekaan maupun pembangunan bangsa.

Baca Juga:  100 Ucapan Kenaikan Yesus Kristus, Cocok Dikirim untuk Keluarga dan Sahabat

Informasi mengenai jadwal upacara dan rangkaian kegiatan peringatan pada 22 Oktober 2026 dapat dipantau melalui laman resmi Kementerian Agama.

(AKM/NID/RAD)

Trending