Connect with us

Selebriti

Eks Sopir Inara Rusli Resmi jadi Tersangka Dugaan Kasus Ilegal Akses dan Penyebaran CCTV

Mantan sopir Inara Rusli ditetapkan sebagai tersangka kasus akses ilegal CCTV. Inara mengaku kecewa, sementara kuasa hukumnya meminta pihak lain diusut.

Actress 1299250

Published

on

Eks Sopir Inara Rusli Resmi jadi Tersangka Dugaan Kasus Ilegal Akses dan Penyebaran CCTV
Eks Sopir Inara Rusli Resmi jadi Tersangka Dugaan Kasus Ilegal Akses dan Penyebaran CCTV. Gambar: Instagram/@mommy_starla

MPN Indonesia 20 Oktober 2026 - Mantan sopir Inara Rusli, Agung Eko Maryanto alias Agung Maryanto, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan akses ilegal atau illegal access rekaman CCTV dari rumah pribadi Inara.

Penetapan tersebut disampaikan kuasa hukum Inara, Lechumanan, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10).

Agung telah ditangkap dan ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait laporan dugaan pengambilan rekaman CCTV tanpa izin.

“Saudara Agung telah ditetapkan tersangka illegal access oleh Direktorat Cyber Bareskrim Mabes Polri. Dan perlu saya sampaikan bahwa yang bersangkutan telah dilakukan penangkapan dan penahanan oleh Direktorat Cyber Bareskrim Mabes Polri. Jadi saat ini yang bersangkutan sedang ditahan oleh penyidik Mabes Polri,” kata Lechumana di Jakarta kepada awak media.

Lechumana menyebut Agung menjalani penahanan selama 21 hari di rumah tahanan Bareskrim Polri.

Perkara ini berkaitan dengan rekaman pribadi Inara yang diduga diakses tanpa izin hingga digunakan dalam laporan kepolisian lainnya.

Kuasa Hukum Minta Dugaan Keterlibatan Pihak Lain Diusut

Dalam penanganan kasus kriminal tersebut, Lechumana meminta Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengusut pihak lain yang diduga terlibat.

Permintaan itu berkaitan dengan dugaan perpindahan rekaman CCTV dari pihak yang mengambil hingga penerima berikutnya.

“Jadi saya meminta kepada penyidik Cyber Bareskrim, jangan hanya berhenti di Agung! Ya, saya minta nih ya karena kenapa? Ini sudah ada rangkaian peristiwanya ya, sudah ada yang mengambil, dari yang mengambil dioperasikan, dioperkan kepada orang lain itu sudah terlihat lah, sudah tergambar,” tegasnya.

Baca Juga:  Inara Rusli Gerak Cepat Laporkan Penyebaran CCTV di Rumahnya ke Bareskrim

Lechumana belum mengungkap identitas pihak yang diduga memerintahkan pengambilan atau penyebaran rekaman tersebut.

Menurutnya, dugaan itu masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan saksi dan barang bukti.

Ia juga mengungkapkan bahwa motif Agung belum dapat dipastikan karena terdapat perbedaan keterangan dalam perkara tersebut.

“Itulah yang motifnya sampai saat ini kita masih bias. Kenapa bias? Ada yang dibilang A, ada yang dibilang B, sehingga itu tidak fokus kepada apa yang sebenarnya,” ungkapnya.

Selain itu, Lechumana menyoroti bukti komunikasi WhatsApp dan keterangan dua saksi kunci.

Pihaknya juga telah menyerahkan telepon genggam yang berkaitan dengan perkara tersebut kepada penyidik.

Inara Mengaku Kecewa setelah Agung jadi Tersangka

Inara Rusli mengungkapkan perasaannya setelah mengetahui mantan sopir yang pernah dipercaya keluarganya ditetapkan sebagai tersangka.

Ia mengaku merasa lega sekaligus sakit hati atas perkara tersebut.

“Campur aduk sih perasaannya. Antara lega karena apa yang menjadi ketakutan saya selama ini, tentang fakta ini semua yang banyak orang mempertanyakan benar atau tidak. Padahal apa yang saya alami ini murni fakta dan saya punya banyak buktinya,” kata Inara Rusli.

Inara menyatakan tidak pernah mencurigai Agung ketika masih bekerja dengannya. Ia juga mengaku tidak memiliki konflik dengan pria tersebut selama hubungan kerja berlangsung.

Menurut Inara, Agung sebelumnya menunjukkan kepedulian terhadap anak-anaknya.

Meski kini menghadapi proses hukum dan kriminal, Inara menyatakan masih menghormati mantan sopirnya tersebut.

“Bahkan sampai hari ini saya masih memanggil beliau Bapak Agung. Walaupun sudah nggak bekerja dengan saya, saya menghormati beliau terlepas dari profesi pekerjaannya,” ungkapnya.

Inara juga mengaku masih memikirkan kondisi keluarga Agung.

Ia berharap pihak-pihak yang terlibat bersedia mengakui perbuatannya dan mencari penyelesaian bersama.

Baca Juga:  Kades di Lumajang Dikeroyok 15 Orang di Rumahnya

 (ELG/NID/RAD)

Trending