Connect with us

Internasional

Usai Operasi, Paus Leo Dikabarkan Tak Perlu Jalani Pengobatan Lanjutan Kanker Paru-Paru

Paus Leo XIV tidak memerlukan pengobatan lanjutan setelah operasi kanker paru-paru. Pemeriksaan dokter memastikan penyakitnya masih terlokalisasi.

Actress 1299250

Published

on

Usai Operasi, Paus Leo Dikabarkan Tak Perlu Jalani Pengobatan Lanjutan Kanker Paru Paru
Usai Operasi, Paus Leo Dikabarkan Tak Perlu Jalani Pengobatan Lanjutan Kanker Paru-Paru. Gambar: Dok. Vatican Media

MPN Indonesia 23 Oktober 2026 - Paus Leo XIV tidak memerlukan pengobatan lanjutan setelah menjalani operasi kanker paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Selasa (13/10).

Mengumumkan hasil pemeriksaan medis pada Rabu (21/10), setelah dokter memastikan kanker masih terlokalisasi dan belum menyebar.

Kepastian tersebut diperoleh melalui pemeriksaan jaringan dan pengujian molekuler setelah pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan.

“Tidak diperlukan perawatan lebih lanjut,” jelas kedua dokter dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia dari Vatican News pada Jumat (23/10).

Dokter pribadi Paus Leo XIV, Luigi Carbone, dan dokter bedah Stefano Margaritora menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut melalui Kantor Pers Takhta Suci.

Pemeriksaan akhir memastikan tumor yang diangkat merupakan adenokarsinoma paru-paru.

Hasil Pemeriksaan Kanker Paus Leo XIV

Tim dokter memastikan bahwa kanker yang dialami pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun tersebut masih terlokalisasi.

Hasil itu diperoleh setelah pemeriksaan histopatologi dan pengujian molekuler terhadap jaringan paru-paru yang telah diangkat.

“Laporan histopatologi dan pengujian molekuler akhir pada jaringan yang diangkat selama operasi Bapa Suci telah dikeluarkan hari ini. Hasilnya mengonfirmasi bahwa tumor tersebut adalah adenokarsinoma paru-paru dan penyakit tersebut terlokalisasi. Penilaian onkologis selanjutnya telah mengonfirmasi bahwa tidak diperlukan perawatan lebih lanjut,” demikian pernyataan yang dirilis Kantor Pers Takhta Suci.

Operasi tersebut dilakukan untuk mengangkat lobus bawah paru-paru kanan yang mengandung jaringan kanker.

Pemeriksaan setelah operasi memastikan diagnosis adenokarsinoma, salah satu jenis kanker paru-paru yang paling umum.

Pakar kanker paru-paru dari Lombardi Comprehensive Cancer Center, Universitas Georgetown, Stephen Liu, turut memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut.

Baca Juga:  Momen Menlu Sugiono Bercanda soal Punya Tiga Wakil Menteri: Sejujurnya Masih Kurang

Menurutnya, informasi medis yang disampaikan tim dokter mengindikasikan kemungkinan kanker yang dialami Paus Leo XIV berada pada stadium I.

Liu menjelaskan bahwa operasi berpotensi menyembuhkan kanker paru-paru apabila penyakit ditemukan pada tahap sangat awal.

Kondisi tersebut terutama berlaku ketika sel kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.

Pada sejumlah kasus, dokter dapat memberikan pengobatan tambahan apabila kanker telah menyebar atau memiliki karakteristik lebih agresif.

Namun, hasil penilaian onkologi terhadap Paus Leo XIV menunjukkan bahwa perawatan lanjutan tidak diperlukan.

Paus Leo Kembali Menjalankan Aktivitas di Vatikan

Setelah keluar dari rumah sakit, Paus Leo XIV mulai kembali menjalankan aktivitasnya secara bertahap.

Ia juga telah beberapa kali tampil di hadapan publik sejak menjalani operasi.

Pada Minggu (18/10), Paus Leo XIV memberikan berkat mingguan dari jendela yang menghadap Lapangan Santo Petrus.

Ia kemudian menghadiri audiensi di Vatikan pada Rabu (21/10).

Pada audiensi tersebut, Paus menyampaikan terima kasih kepada umat yang mendoakan pemulihan kesehatannya.

“Terima kasih! Terima kasih atas dukungan doa-doa kalian,” ujar Paus Leo XIV, dikutip MPN Indonesia dari The Associated Press pada Jumat (23/10).

Selain menghadiri kegiatan publik, Paus Leo XIV tetap menjalankan komunikasi diplomatik selama masa pemulihan.

(RAD/NID/RAD)

Trending