Connect with us

Internasional

Pengumuman The Fed Hari Ini 29 Oktober 2026, Suku Bunga Ditahan di 3,75–4 Persen

Pengumuman The Fed hari ini 29 Oktober 2026: suku bunga AS ditahan di 3,75–4 persen. Simak alasan dan jadwal keputusan The Fed berikutnya.

Actress 1299250

Published

on

Pengumuman The Fed Hari Ini 29 Oktober 2026, Suku Bunga Ditahan di 3,75–4 Persen
Pengumuman The Fed Hari Ini 29 Oktober 2026, Suku Bunga Ditahan di 3,75–4 Persen. Gambar: Dok. Reuters

MPN Indonesia 29 Oktober 2026 - Pengumuman The Fed hari ini, Kamis (29/10), memastikan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve, mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,75–4,00 persen.

Keputusan tersebut diumumkan setelah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (28/10) waktu AS, dengan hasil pemungutan suara 10 berbanding 2.

The Fed memilih menahan suku bunga karena inflasi AS masih tinggi, meskipun aktivitas ekonomi, belanja masyarakat, dan investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Federal Reserve, bank sentral AS masih membutuhkan data ekonomi tambahan untuk menentukan langkah kebijakan berikutnya.

Hasil Pengumuman The Fed Hari Ini, Mengapa Suku Bunga Tidak Naik?

The Fed menilai perekonomian AS masih tumbuh dengan kuat di tengah ketidakpastian global, termasuk perkembangan geopolitik yang memengaruhi kondisi ekonomi.

Pengeluaran masyarakat tetap stabil, produktivitas meningkat, dan investasi perusahaan menunjukkan kinerja positif.

Sementara itu, pertumbuhan lapangan kerja dinilai sejalan dengan pertambahan jumlah tenaga kerja, sehingga tingkat pengangguran relatif tidak berubah.

Meski demikian, inflasi masih menjadi perhatian utama karena belum mencapai target 2 persen yang ditetapkan The Fed.

Oleh karena itu, bank sentral memilih mempertahankan suku bunga sambil menunggu perkembangan data ekonomi terbaru.

“Pengumpulan informasi lebih lanjut akan membantu Komite menentukan kebijakan yang tepat untuk memastikan inflasi kembali ke target 2 persen secara tepat waktu,” demikian pernyataan FOMC, Rabu (28/10), dikutip MPN Indonesia pada Kamis (29/10).

Baca Juga:  Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 5,5%

Keputusan tersebut menunjukkan The Fed masih berhati-hati dalam menentukan kebijakan untuk menekan inflasi tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dua Pejabat The Fed Ingin Suku Bunga Dinaikkan

Meskipun mayoritas anggota FOMC sepakat mempertahankan suku bunga, dua pejabat memiliki pandangan berbeda.

Keduanya adalah Lisa D. Cook dan Beth M. Hammack, yang menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin atau 0,25 poin persentase.

Jika usulan tersebut disetujui, kisaran suku bunga acuan akan meningkat menjadi 4,00–4,25 persen.

Perbedaan pandangan tersebut mencerminkan adanya pertimbangan mengenai langkah yang diperlukan untuk mengendalikan inflasi AS.

Namun, keputusan akhir tetap mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75–4,00 persen sesuai hasil pemungutan suara mayoritas anggota FOMC.

Ketua The Fed Kevin Warsh Soroti Pertumbuhan Ekonomi AS

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyatakan perekonomian AS masih menunjukkan pertumbuhan yang baik dan tidak berada dalam kondisi terlalu panas.

Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Warsh menilai peningkatan produktivitas memungkinkan perekonomian tumbuh lebih cepat tanpa harus memicu kenaikan inflasi yang berlebihan.

Ia juga menekankan bahwa upaya mengendalikan inflasi tidak harus dilakukan dengan memperlambat aktivitas ekonomi secara drastis atau meningkatkan jumlah pengangguran.

Menurut Warsh, perubahan produktivitas yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah membantu meningkatkan kemampuan ekonomi AS untuk tumbuh.

Meski demikian, The Fed tetap berkomitmen mengembalikan inflasi menuju target 2 persen.

Kapan The Fed akan Mengumumkan Suku Bunga Lagi?

Setelah mempertahankan suku bunga pada Oktober 2026, The Fed dijadwalkan kembali menggelar rapat FOMC pada 8–9 Desember 2026.

Rapat tersebut akan menjadi perhatian pasar keuangan karena investor menantikan keputusan mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya.

Baca Juga:  Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 5,5%

Namun, The Fed belum memastikan apakah suku bunga akan dinaikkan atau kembali dipertahankan pada Desember.

Keputusan berikutnya akan mempertimbangkan perkembangan inflasi, pertumbuhan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja, dan berbagai data ekonomi terbaru.

(RAD/NID/RAD)

has a keen interest in media and tech. With SEO writing skills and breaks down the latest digital trends.

Trending