Connect with us

Lifestyle

Khutbah Jumat Hari Ini 30 Oktober 2026: Ibadah Bukan Sekadar Meminta Rezeki

Khutbah Jumat hari ini, 30 Oktober 2026, bertema Beribadah Bukan Transaksi. Simak pesan tentang keikhlasan, rasa syukur, dan ketaatan kepada Allah.

Actress 1299250

Published

on

Khutbah Jumat Hari Ini 30 Oktober 2026 Ibadah Bukan Sekadar Meminta Rezeki
Ilustrasi Khutbah Jumat. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 30 Oktober 2026 - الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَمَرَ عِبَادَهُ بِعِبَادَتِهِ، وَبَيَّنَ لَهُمْ أَحْكَامَ شَرِيعَتِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ اعْتِقَادًا لِرُبُوبِيَّتِهِ، وَإِذْعَانًا لِجَلَالِهِ وَعَظَمَتِهِ وَصَمَدِيَّتِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الْمُصْطَفَى مِنْ خَلِيقَتِهِ، وَالْمُخْتَارُ الْمُجْتَبَى مِنْ بَرِيَّتِهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى خَيْرِ الْإِنْسَانِ الْمُبَلِّغِ عَنْ رِسَالَةِ الرَّحْمٰنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْمَحْبُوْبِيْنَ جَمِيْعًا.

أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، الْقَائِلِ فِي مُحْكَمِ كِتَابِهِ:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Pada Jumat (30/10), khutbah Jumat hari ini membahas ibadah yang tidak semata-mata dilakukan untuk meminta rezeki kepada Allah Ta’ala.

Melalui tema Beribadah Bukan Transaksi, jemaah diajak memahami tujuan ibadah di tengah tekanan ekonomi yang memengaruhi kehidupan manusia.

Pembahasan ini menjelaskan bahwa ibadah merupakan sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui ketaatan, keikhlasan, serta rasa syukur.

Pesan tersebut diperkuat dengan ayat Al-Qur’an, penjelasan ulama, dan keteladanan Rasulullah SAW.

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala atas segala nikmat dan karunia-Nya. Berkat rahmat-Nya, kita dapat berkumpul untuk menunaikan shalat Jumat dalam keadaan khidmat dan khusyuk.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Pada kesempatan ini, khatib berwasiat kepada diri sendiri dan seluruh jamaah agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Ta’ala.

Ketakwaan tersebut diwujudkan dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Di tengah tekanan ekonomi, sebagian umat Islam terkadang memandang ibadah sebagai sarana untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan.

Seseorang melaksanakan salat, berzikir, atau bersedekah dengan harapan mendapatkan kelapangan rezeki.

Padahal, ibadah memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar meminta sesuatu kepada Allah.

Ibadah merupakan sarana bagi seorang hamba untuk membangun dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.

Ketika seseorang berzikir, ia sedang berkomunikasi dengan Allah Ta’ala. Ketika mendirikan shalat, ia sedang bermunajat dan menghadap kepada-Nya.

Begitu pula ketika seseorang menjauhi perbuatan yang dilarang Allah, ia sedang menunjukkan ketaatan dan ketundukannya. Semua bentuk penghambaan tersebut merupakan bagian dari ibadah.

Dalam ajaran keagamaan Islam, ibadah berarti merendahkan diri, tunduk, dan taat kepada Allah dengan penuh keikhlasan.

Pelaksanaannya mengikuti tuntunan Rasulullah SAW, baik melalui ucapan, perbuatan, maupun sikap hati.

Baca Juga:  Operasional Penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan Dihentikan Sementara saat Nyepi

Allah Ta’ala telah menjelaskan tujuan penciptaan manusia dan jin dalam Al-Qur’an surat Adz-Dzariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Artinya:

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56).

Ayat tersebut menjelaskan bahwa tujuan utama penciptaan manusia dan jin adalah beribadah kepada Allah Ta’ala.

Melalui ibadah, manusia menyadari kelemahannya serta ketergantungannya kepada Sang Pencipta.

Ibadah juga menjadi pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan satu-satunya yang berhak disembah.

Oleh sebab itu, kewajiban beribadah tidak dapat dipahami hanya sebagai cara mendapatkan keinginan duniawi.

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Lantas, mengapa Allah mewajibkan manusia untuk beribadah kepada-Nya? Apakah Allah membutuhkan shalat, puasa, zikir, atau sedekah yang dilakukan hamba-Nya?

Syekh Ibnu Athaillah menjelaskan persoalan tersebut melalui salah satu hikmah dalam kitab Al-Hikam:

عَلِمَ قِلَّةَ نُهُوضِ الْعِبَادِ إِلَى مُعَامَلَتِهِ، فَأَوْجَبَ عَلَيْهِمْ وُجُودَ طَاعَتِهِ، فَسَاقَهُمْ إِلَيْهِ بِسَلَاسِلِ الْإِيجَابِ

Artinya:

“Allah memaklumi rendahnya semangat hamba-Nya untuk berinteraksi dengan-Nya, maka dari itu Dia mewajibkan adanya ketaatan untuk mereka sehingga Dia menggiring mereka kepada-Nya dengan belenggu kewajiban.”

Hikmah tersebut menerangkan bahwa kewajiban ibadah menjadi sarana untuk mendekatkan manusia kepada Allah.

Kewajiban itu diberikan bukan karena Allah membutuhkan ibadah manusia.

Syekh Syarqawi memberikan perumpamaan mengenai hubungan orang tua dengan anak kecil.\

Orang tua menetapkan aturan dan memberikan pendidikan yang terkadang terasa berat bagi anaknya.

Meskipun anak tersebut belum memahami manfaatnya, aturan itu mengandung kebaikan bagi kehidupannya kelak.

Begitu pula kewajiban ibadah yang manfaatnya kembali kepada manusia, baik di dunia maupun akhirat.

Dengan demikian, seluruh manfaat ketaatan kepada Allah sesungguhnya kembali kepada hamba yang melaksanakannya. Allah Ta’ala tidak membutuhkan ibadah manusia.

Khutbah Jumat tentang Keteladanan Rasulullah dalam Beribadah

Hadirin jemaah shalat Jumat rahimakumullah.

Rasulullah SAW memberikan teladan mengenai ibadah yang dilakukan dengan penuh ketulusan.

Beliau menjalankan ketaatan sebagai wujud kecintaan dan rasa syukur kepada Allah Ta’ala.

Bahkan, Rasulullah SAW melaksanakan shalat malam hingga kedua kakinya mengalami pembengkakan atau pecah-pecah.

Peristiwa tersebut diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha:

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا ، قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقُومُ مِنَ اللَّيْلِ حَتَّى تَتَفَطَّرَ قَدَمَاهُ ، فَقُلْتُ لَهُ : لِمَ تَصْنَعُ هَذَا ، يَا رَسُولَ الله ، وَقَدْ غُفِرَ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأخَّرَ ؟ قَالَ : أفَلاَ أكُونُ عَبْداً شَكُوراً.

Baca Juga:  Apa Saja Hal yang Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya!

(مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

Artinya:

“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan shalat malam sampai kedua kakinya pecah-pecah, maka aku berkata kepadanya, ‘Kenapa engkau melakukan seperti ini, wahai Rasulullah? Padahal dosa-dosamu yang telah lalu dan akan datang telah diampuni.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur.’” (Muttafaqun ‘alaih).

Riwayat tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW tetap bersungguh-sungguh menjalankan ibadah meskipun telah memperoleh ampunan dari Allah.

Ibadah beliau merupakan bentuk penghambaan yang dilandasi rasa syukur.

Keteladanan Rasulullah mengajarkan bahwa ibadah bukan sekadar sarana memperoleh balasan atau memenuhi keinginan. Ketaatan juga merupakan wujud cinta seorang hamba kepada Allah Ta’ala.

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Untuk membangun kesadaran tersebut, terdapat tiga tahapan yang dapat diperhatikan dalam menjalankan ibadah.

Pertama, mengenal Allah Ta’ala sebagai Tuhan yang disembah.

Seorang hamba perlu mengenal Allah melalui nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Allah adalah Ar-Rahman, Yang Maha Pengasih, serta Ar-Razzaq, Yang Maha Pemberi Rezeki.

Allah senantiasa melimpahkan nikmat kepada manusia, termasuk ketika manusia masih melakukan kesalahan dan kemaksiatan.

Dengan mengenal sifat-sifat Allah, seorang hamba dapat memahami kepada siapa ia beribadah.

Kedua, menyadari bahwa nikmat Allah tidak dapat dihitung.

Manusia menerima berbagai karunia yang jumlahnya tidak dapat dihitung satu per satu.

Sementara itu, ibadah yang dilakukan manusia tidak sebanding dengan seluruh nikmat tersebut.

Allah Ta’ala berfirman dalam surat An-Nahl ayat 18:

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya:

“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18).

Ayat tersebut mengingatkan manusia mengenai banyaknya nikmat Allah yang diterima setiap hari.

Bahkan, satu napas yang diberikan Allah merupakan karunia yang tidak dapat dibalas dengan seribu rakaat.

Ketiga, meluruskan niat dalam menjalankan ibadah.

Ibadah hendaknya dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan dan komunikasi antara manusia dengan Allah Ta’ala.

Tujuan utamanya bukan semata-mata mendapatkan keuntungan atau memenuhi keinginan duniawi.

Seorang hamba tidak mendirikan shalat hanya agar dagangannya laris. Ia melaksanakan shalat karena ingin bersujud dan mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Juga:  Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Capai Resolusi Tahun Baru dan Raih Rida Ilahi

Begitu pula sedekah tidak semata-mata dilakukan dengan harapan memperoleh harta yang berlipat.

Sedekah menjadi bentuk ketaatan dan kecintaan kepada sesuatu yang dicintai Allah.

Melalui tiga tahapan tersebut, seorang hamba diajak memahami makna ibadah sebagai ungkapan cinta dan rasa syukur.

Pemahaman ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dengan Allah Ta’ala.

Hadirin jemaah salat Jumat rahimakumullah.

Demikianlah khutbah pertama pada kesempatan Jumat ini. Semoga Allah Ta’ala membimbing kita untuk meneladani ketulusan Rasulullah SAW dalam melaksanakan ibadah.

Semoga kita senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, serta memperoleh cinta dan ridha-Nya. Amin ya rabbal alamin.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلَى رِضْوَانِهِ.

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا،

أَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ، إِتَّقُوااللّٰهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فقَالَ تَعَالَى:

إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِى، يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلٰيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ.

اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ المَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرّٰحِمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَاللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشَآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.

وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ

(RAD/NID/RAD)

has a keen interest in media and tech. With SEO writing skills and breaks down the latest digital trends.

Ungguli Messi, Cristiano Ronaldo Raih Ballon d'Or Sepanjang Masa
Olahraga13 minutes ago

Ungguli Messi, Cristiano Ronaldo Raih Ballon d’Or Sepanjang Masa

Fiorentina vs Atalanta 2 2 Sempat Berbalik Unggul, La Viola Gagal Keluar dari Zona Degradasi
Olahraga26 minutes ago

Fiorentina vs Atalanta 2-2: Sempat Berbalik Unggul, La Viola Gagal Keluar dari Zona Degradasi

Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Terima Bonus Rp158,3 Miliar dari Pemerintah
Berita37 minutes ago

Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Terima Bonus Rp158,3 Miliar dari Pemerintah

PEVS 2026 Resmi Dibuka di JIExpo Kemayoran, Pengunjung Bisa Masuk Gratis dan Jajal Kendaraan Listrik
Otomotif51 minutes ago

PEVS 2026 Resmi Dibuka di JIExpo Kemayoran, Pengunjung Bisa Masuk Gratis dan Jajal Kendaraan Listrik

Patrick Stewart Meninggal karena Apa Ini Penyakit yang Dideritanya
Selebriti59 minutes ago

Patrick Stewart Meninggal karena Apa? Ini Penyakit yang Dideritanya

Pemeran 'Profesor X Men', Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Selebriti1 hour ago

Pemeran ‘Profesor X-Men’, Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Al Nassr vs Al Kholood 5 3 Hattrick Ronaldo Bawa Kemanangan untuk Al Nassr
Olahraga1 hour ago

Al Nassr vs Al Kholood 5-3: Hattrick Ronaldo Bawa Kemanangan untuk Al Nassr

Everton vs Newcastle 3 1 Everton Amankan Tiket Perempat Final Carabao Cup
Olahraga2 hours ago

Everton vs Newcastle 3-1: Everton Amankan Tiket Perempat Final Carabao Cup 2026

Khutbah Jumat Hari Ini 30 Oktober 2026 Ibadah Bukan Sekadar Meminta Rezeki
Lifestyle2 hours ago

Khutbah Jumat Hari Ini 30 Oktober 2026: Ibadah Bukan Sekadar Meminta Rezeki

Jadwal Sholat Jakarta Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Zuhur Jam Berapa
Berita2 hours ago

Jadwal Sholat Jakarta Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Zuhur Jam Berapa?

Apple Luncurkan Macbook Pro Layar Sentuh OLED
Teknologi18 hours ago

Apple Resmi Luncurkan MacBook Pro OLED Layar Sentuh, Ini Spesifikasi dan Harganya

Usai Operasi Jari Tengah, Atlet Pencak Silat asal Semarang Meninggal Dunia
Berita19 hours ago

Usai Operasi Jari Tengah, Atlet Pencak Silat asal Semarang Meninggal Dunia

Dua Kereta Cepat di Spanyol Tabrakan, 68 Orang Tewas
Internasional19 hours ago

Dua Kereta Cepat Tabrakan di Spanyol, 68 Orang Tewas

Sempat Kesulitan Cari Informasi, Andry Hariana Rela ke Surabaya demi Menggali Kisah M.T. Harjono Ini Seperti Puzzle
Berita19 hours ago

Sempat Kesulitan Cari Informasi, Andry Hariana Rela ke Surabaya demi Menggali Kisah M.T. Harjono: Ini Seperti Puzzle

Drama Korea, Between Steps (2026)
Teknologi19 hours ago

Between Steps LK21 Sub Indo? Tayang di Mana dan Kapan Episode Baru?

Trending