Connect with us

Otomotif

Tesla Cybertruck Meledak di Depan Hotel Trump, Elon Musk Buka Suara

Tesla Cybertruck meledak di depan Trump Hotel Las Vegas, menyebabkan satu orang tewas. FBI menyelidiki kemungkinan kaitannya dengan insiden New Orleans.

Arthur

Published

on

Tesla Cybertruck Meledak di Depan Hotel Trump, Elon Musk Buka Suara
Tesla Cybertruck Meledak di Depan Hotel Trump, Elon Musk Buka Suara. Gambar: Dok. Reuters

MPN Indonesia 3 Januari 2025 - Tesla Cybertruck meledak di depan Trump International Hotel, Las Vegas, pada Rabu (1/1). Peristiwa ini menyebabkan satu orang tewas dan tujuh orang lainnya mengalami luka ringan.

Kejadian tersebut memicu perhatian luas karena lokasi insiden dan keterlibatan Tesla, perusahaan milik Elon Musk.

Kronologi Insiden

Rekaman video menunjukkan Tesla Cybertruck terparkir di depan pintu masuk hotel sebelum ledakan terjadi.

Suara ledakan besar terdengar seperti kembang api atau petasan.

Kevin McMahill, pejabat kepolisian setempat, menjelaskan bahwa ledakan pertama diikuti kobaran api, sementara ledakan berikutnya memunculkan asap tebal yang menyelimuti area hotel, memaksa evakuasi pengunjung dan staf.

Ana Bruce, saksi mata, melaporkan mendengar tiga ledakan berturut-turut.

Ledakan terakhir menjadi yang terbesar dan memicu kepanikan di lokasi kejadian.

Pernyataan Elon Musk

Elon Musk, CEO Tesla, melalui akun X, menyatakan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan masalah teknis pada Cybertruck.

Kami telah mengonfirmasi bahwa ledakan ini disebabkan oleh kembang api besar dan/atau bom yang dibawa di dalam Cybertruck sewaan.

Ini tidak ada hubungannya dengan kendaraan itu sendiri. Telemetri kendaraan menunjukkan semuanya dalam kondisi baik saat kejadian, tulis Musk.

Ia juga menambahkan bahwa tim Tesla tengah menyelidiki insiden tersebut untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Penyidikan Lanjut

FBI dan kepolisian setempat kini menyelidiki kemungkinan keterkaitan insiden ini dengan serangan lain di New Orleans pada hari yang sama.

Dalam insiden tersebut, sebuah truk menyeruduk kerumunan, menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya.

Kedua kendaraan, termasuk Tesla Cybertruck yang meledak, diketahui merupakan kendaraan sewaan dari aplikasi Turo.

Baca Juga:  Tips Jitu Menghemat Baterai Mobil Listrik Saat Liburan Jarak Jauh!

Jeremy Schwartz, agen FBI yang menangani kasus ini, menyatakan bahwa penyelidikan saat ini fokus pada identifikasi subjek yang terlibat dan menentukan apakah peristiwa tersebut merupakan tindakan terorisme.

Baik Donald Trump maupun Elon Musk tidak berada di Las Vegas pada saat kejadian. Keduanya dilaporkan menghadiri perayaan tahun baru di Florida Selatan.

Presiden AS Joe Biden menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan menentukan apakah ada hubungan antara insiden di Las Vegas dan New Orleans.

Hingga kini, belum ada bukti yang mendukung keterkaitan tersebut.

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending