Connect with us

Berita

Turis Asal Singapura yang Dilecehkan di Braga Mau Maafkan Pelaku, Tapi Ini Syaratnya

Insiden pelecehan seksual yang menimpa turis asal Singapura, Joanna dan Darien, di kawasan Braga, Bandung, memasuki babak baru.

Adinda

Published

on

MPNBAGAS(1250 x 849 px) Isian 2025 01 06T164710.462
Turis Singapura beri syarat untuk maafkan pelaku pelecehan di Braga. Gambar: Tangkapan Layar IG/@polrestabesbandung

MPN Indonesia 6 Januari 2025 - Insiden pelecehan seksual yang menimpa turis asal Singapura, Joanna dan Darien, di kawasan Braga, Bandung, memasuki babak baru.

Pasangan ini mengaku bersedia memaafkan tiga pemuda yang diduga sebagai pelaku, dengan syarat mereka meminta maaf secara terbuka dan tulus sebelum 11 Januari 2025.

Sementara itu, ketiga terduga pelaku, berinisial RF, RM, dan MCA, merupakan warga Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Mereka telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pelecehan ini terjadi pada malam Selasa (31/12/2024) saat Joanna dan Darien berjalan di kawasan Jalan Braga, Bandung.

Dalam unggahan di kanal YouTube mereka, pasangan tersebut menyatakan bahwa mereka merasa diikuti oleh tiga pria selama kurang lebih sepuluh menit.

Salah satu pria tersebut diduga melakukan pelecehan fisik dengan menyentuh bagian belakang Joanna saat berjalan.

Pasangan itu juga menyebutkan bahwa para pelaku sempat menirukan gaya bicara Darien.

Polisi Telah Menghubungi Korban

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menghubungi Kedutaan Besar Singapura.

Namun, hingga Minggu (5/1), belum ada tanggapan resmi dari pihak kedutaan. Sebagai alternatif, kepolisian mengirimkan email langsung kepada korban dan berhasil mendapatkan respons.

“Korban sudah ber-email dengan kanit PPA kami dan memang menjawab bahwa menyerahkan seluruhnya kepada kepolisian,” jelasnya.

“Kami mendapat informasi daripada korban bersedia untuk menyelesaikan kasus ini, asalkan korban melakukan permintaan maaf secara pribadi maupun secara online dan lain-lain,” ujar Budi.

Pelaku Sudah Sampaikan Permohonan Maaf

Ketiga terduga pelaku telah membuat video permintaan maaf yang dirilis melalui media sosial Polrestabes Bandung.

Baca Juga:  Fenomena Transfer Dana Misterius dari Pinjol Rupiah Cepat, CELIOS: Tanda Lemahnya Keamanan Data Digital

Dalam video tersebut, salah satu pelaku mengakui bahwa mereka adalah orang-orang yang terekam dalam video yang diunggah oleh korban.

“Kami memohon maaf kepada turis Singapura tersebut dan masyarakat Kota Bandung atas perbuatan yang telah menyebabkan ketidaknyamanan,” ujar salah satu pelaku.

Trending