Connect with us

Berita

Balita 3,5 Tahun yang Terseret Arus Got Saat Hujan-hujanan Ditemukan Meninggal Dunia

Balita 3,5 tahun berinisial MR ditemukan meninggal di Sungai Makmur setelah hanyut di selokan kawasan Wiyung, Surabaya.

Logompn

Published

on

Balita 3,5 Tahun yang Terseret Arus Got Saat Hujan hujanan Ditemukan Meninggal Dunia
Balita 3,5 Tahun yang Terseret Arus Got Saat Hujan-hujanan Ditemukan Meninggal Dunia. Gambar : Kolase Tangkapan Layar X/@kegblgnunfaedh

MPN Indonesia 28 Desember 2024 - Balita berusia 3,5 tahun berinisial MR, yang dilaporkan hanyut di got/selokan kawasan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban ditemukan di Sungai Makmur, dekat Jembatan SMP Negeri 34 Surabaya, sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat (27/12).

Kronologi Kejadian

Insiden ini terjadi pada Selasa (24/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu, korban tengah bermain hujan-hujanan bersama dua temannya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral di media sosial, korban yang tidak mengenakan pakaian terlihat bermain di dekat selokan di kawasan permukiman tersebut.

Permukaan selokan yang tersamarkan oleh air hujan deras membuat keberadaannya sulit dikenali.

Dalam rekaman, MR terlihat mendekati selokan sebelum akhirnya terpeleset dan jatuh ke dalamnya.

Arus deras segera menyeret tubuhnya hingga hilang dari pandangan.

Kedua temannya yang menyaksikan kejadian itu langsung menangis dan meminta bantuan warga sekitar.

Upaya Pencarian

Proses pencarian korban dimulai tak lama setelah laporan diterima oleh pihak berwenang pada Selasa sore.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan kepolisian setempat mengerahkan puluhan personel.

Berbagai metode, seperti penyisiran sungai dan selokan, serta penggunaan alat berat seperti ekskavator dan perahu karet, diterapkan untuk mempercepat proses pencarian.

Kepala Tim SAR Surabaya, Eko Aprianto, menyatakan pencarian dilakukan secara estafet selama empat hari, dari pagi hingga malam.

“Kami menduga korban tersangkut di bagian tertentu karena lebar saluran sekitar 50–60 cm dan terdapat pipa yang menghalangi aliran,” jelasnya.

Penemuan Jenazah

Jenazah MR ditemukan oleh tim gabungan saat mereka membersihkan tumpukan eceng gondok di Sungai Makmur menggunakan ekskavator.

“Awalnya jenazah terlihat di bucket ekskavator, namun sempat terjatuh kembali ke air sebelum akhirnya berhasil dievakuasi ke perahu karet,” kata Eko.

Baca Juga:  Dokter Magang Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen di Jakarta Selatan

Tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke tepian dekat Jembatan SMP Negeri 34.

Dari lokasi itu, jenazah diangkut menggunakan ambulans menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

Kondisi Area dan Faktor Penyebab

Meski lokasi kejadian tidak mengalami banjir, air hujan yang meluap menyebabkan selokan tampak menyatu dengan jalan.

Hal ini diduga menjadi salah satu penyebab korban tidak menyadari keberadaan selokan hingga terperosok.

Arus air yang deras juga memperburuk situasi, membuat tubuh korban terbawa jauh dari titik awal kejadian.

Trending