Berita
Anak Majikan Bunuh Satpam Rumah di Bogor, Pelaku Positif Narkoba
Seorang satpam tewas di rumah mewah Kota Bogor. Polisi menduga anak majikan sebagai pelaku, hasil tes urine menunjukkan positif narkoba.
MPN Indonesia 18 Januari 2025 - Seorang satpam bernama Septian (36) ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Kota Bogor, pada Jumat pagi (17/1).
Pelaku pembunuhan diduga adalah AMM, anak majikan rumah tersebut, yang saat ini tengah diperiksa intensif oleh pihak kepolisian.
Kejadian ini terjadi di pos keamanan rumah yang juga berfungsi sebagai kantor penyewaan mobil dan kantor hukum.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menyatakan bahwa hasil tes urine pelaku menunjukkan positif menggunakan narkotika jenis sintetis.
“Hasil tes urine pelaku menunjukkan positif sinte. Saat ini, AMM masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian dada dan kepala.
Lokasi kejadian, sebuah rumah mewah dua lantai, telah dipasangi garis polisi, dan tim penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan tewas, Septian sempat terlibat cekcok dengan AMM.
Salah satu saksi, Nasikha, seorang asisten rumah tangga, mengungkapkan bahwa pelaku memintanya untuk bersiap-siap pulang ke Jawa setelah membangunkannya dari tidur.
Ketika turun ke pos satpam, Nasikha melihat tubuh korban tergeletak di depan pintu pos dalam keadaan tidak bernyawa.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa hasil olah TKP menunjukkan adanya luka sayatan di bagian perut korban yang diduga akibat senjata tajam.
“Dari hasil identifikasi awal, ditemukan kekerasan fisik dengan luka yang diduga berasal dari senjata tajam,” jelasnya.
Selain itu, ditemukan beberapa barang bukti di lokasi, termasuk pecahan piring, sebuah tas berisi palu, dan struk belanja.
Motif Masih Didalami
Motif dari pembunuhan ini diduga karena korban difitnah mengadukan pelaku ke orang tua karena sering pulang malam.
“Korban menjalankan tugasnya sesuai instruksi, mendata siapa saja yang keluar-masuk rumah. Anak majikannya sering keluar malam, jadi korban mendata. Tapi korban malah difitnah mengadu ke ibunya oleh anak tersebut,” kata adik ipar korban, Aris Munandar
Fitnah tersebut diduga membuat anak majikan merasa tersinggung, hingga memicu kemarahan yang berujung pada tindak kekerasan.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
